Calon Bupati Buru Selatan Hakim Fatsey Meninggal

Antara    •    Selasa, 15 Sep 2015 10:23 WIB
pilkada serentak
Calon Bupati Buru Selatan Hakim Fatsey Meninggal
Foto: Ilustrasi karangan bunga/MI_Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Ambon: Calon bupati Buru Selatan Hakim Fatsey meninggal dunia di Ambon, Senin (14/9/2015). Halim meninggal pukul 23.00 WIT.

"Pak Hakim meninggal akibat penyakit yang dideritanya sejak beberapa minggu lalu," kata pihak keluarga, Idham Laitupa, saat dihubungi Antara, di Ambon, Selasa (15/9/2015).

Idham mengatakan, pamannya itu sempat mengeluh sakit bisul di bagian paha. Usai mengikuti penarikan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Buru Selatan, pada 25 Agustus 2015, Hakim menjalani perawatan.

"Sejak tiba di Ambon, paman saya hanya dirawat di rumah oleh dokter dan tidak ke rumah sakit," kata dia.

Sejumlah masyarakat di Buru Selatan memprediksi Hakim Fatsey mampu bersaing dengan pasangan petahana Tagop Soulissa-Ayub Buce Seleky.

Meninggalnya calon Bupati yang diunggulkan itu cukup mengejutkan para pendukungnya di Buru Selatan, terutama di Namrole, ibu kota setempat.

Banyak pendukung dari Buru Selatan dan sekitarnya melayat ke rumah duka di kawasan Galunggung, Buru Selatan. Jenazah Hakim Fatsey semula hendak dibawa keluarganya ke Namrole untuk dimakamkan. Niat itu diurungkan dan jenazah akan dimakamkan di kawasan Kebun Cengkeh, Buru Selatan, hari ini.

Hakim Fatsey yang berpasangan dengan Anthon Lesnusa telah ditetapkan sebagai calon bupati oleh KPU Buru Selatan, pada 24 Agustus 2015. Keduanya dijadwalkan mengikuti Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang. Pasangan yang disosialisasikan dengan sebutan HIKMAT dan memperoleh nomor urut 1 itu didukung oleh Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Hakim Fatsey adalah mantan narapidana. Dia dipenjara selama satu tahun sejak November 2009 hingga November 2010 karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan di Kabupaten Buru tahun anggaran 2006 sebesar Rp6,1 miliar.


(TTD)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA