Diping-pong Demi Cairkan Dana Jaminan Hari Tua

Damar Iradat    •    Selasa, 15 Sep 2015 13:14 WIB
bpjs ketenagakerjaan
Diping-pong Demi Cairkan Dana Jaminan Hari Tua
Antrean mencairkan dana JHT di kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Gedung Cawang Kencana, Jakarta Timur, Selasa 15 September 2015. Foto: MTVN/Damar Iradat

Metrotvnews.com, Jakarta: Membludaknya antrean peserta yang ingin mencairkan dana jaminan hari tua (JHT) terasa hampir di semua kantor Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Peserta harus bersabar antre sejak pagi untuk bisa memproses pencairan.

Seperti di kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Gedung Cawang Kencana, Jakarta Timur. Bahkan, para peserta daftar sejak jauh-jauh hari.

"Saya sebelumnya sudah datang Kamis, tapi untuk daftar saja. Baru dapat (diproses) hari ini," kata Budi, 40, salah satu peserta yang ingin mencairkan JHT kepada Metrotvnews.com, Selasa (15/9/2015).

Menurut Budi, sistem antrean untuk mencairkan dana JHT perlu diperbaiki. Dia sudah tiga kali datang ke kantor BPJS namun selalu ditolak. "Kalau begini kan ganggu jam kerja. Ini sudah ketiga kali. Saya dari kemarin ke sini, dicoret lagi, dateng dicoret lagi. Sampai akhirnya baru bisa sekarang," ujarnya mengeluh.

Saat ini, ia tercatat bekerja di sebuah pabrik di Cibitung, Bekasi. Budi bolak-balik karena persyaratan yang ia bawa tidak lengkap. Perusahaan tempatnya bekerja tidak memberi tahu syarat-syarat yang harus ia bawa untuk mencairkan dana JHT.

Suami istri, Kris, 51, dan Tuti, 51, bahkan tidak seberuntung Budi. Mereka harus menunggu untuk bisa memproses pencairan hingga 2 Oktober.

"Hari ini sudah ke tiga tempat. Tadi sempat ke Rawamangun, pas datang dapat penyerahan kembali formulir 14 November. Dari situ, lari ke Salemba. Di sana ternyata juga sudah habis antreannya. Di sini baru dapat pada 2 Oktober," kata Kris.

Pemerintah merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Hari Tua.

Para pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau berhenti bekerja dengan alasan apapun akan mendapatkan hak yang sama seperti pensiunan pada umumnya dan bisa diambil tanpa menunggu waktu lima tahun atau bahkan 10 tahun menjadi kepesertaan.


(TRK)