Pemerintah Jangan Abaikan Nelayan Tradisional

   •    Selasa, 15 Sep 2015 15:23 WIB
nelayan
Pemerintah Jangan Abaikan Nelayan Tradisional
Illustrasi. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Metrotvnews.com, Jakarta: Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) mendesak Pemerintah untuk jangan mengabaikan pelaku perikanan skala kecil seperti nelayan tradisional yang masih memiliki tingkat kesejahteraan yang belum memadai.

"Sayangnya pelaku perikanan skala kecil lebih banyak diabaikan dalam konteks perdagangan ikan, seperti di level domestik, apalagi menembus pasar internasional," kata Sekretaris Jenderal Kiara Abdul Halim seperti dikutip dari Antara, Jakarta, Selasa (15/9/2015).

Abdul mengatakan pemerintah harus lebih aktif lagi dalam melibatkan masyarakat perikanan skala kecil mulai dari tahap praproduksi, produksi, hingga pengolahan, serta pemasaran dalam hal litbang dan strategi marketing atau pemasaran.

Pemerintah juga menurutnya harus memperbesar kemampuan dan jangkauan koperasi-koperasi berbasis pelaku perikanan skala kecil seperti nelayan, perempuan nelayan, dan pembudidaya skala kecil, untuk berbadan hukum.

“Terutama fasih dalam pengelolaan keuangan standar nasional dan internasional serta mandiri dalam pengelolaan organisasi sehingga bisa berkompetisi baik di level domestik maupun internasional,” kata dia. 

Sebagaimana diketahui, salah satu tugas pokok dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) adalah meningkatkan kesejahteraan dari pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan, termasuk nelayan tradisional, pembudidaya hingga petani garam di sejumlah daerah.

Ketua Umum Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Riza Damanik ingin pemerintah khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan tidak terperangkap strategi pemberantasan pencurian ikan secara terus-menerus.

"Saya menyarankan agar pemerintah segera keluar dari perangkap strategi pemberantasan pencurian ikan yang buntu," kata Riza. 


(SAW)