BPBD Nilai Kekeringan di Yogyakarta masih Ringan

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 15 Sep 2015 17:23 WIB
kekeringan
BPBD Nilai Kekeringan di Yogyakarta masih Ringan
Sawah warga di dusun Mlakan Kec Prambanan Sleman DIY mengering akibat kemarau, MTVN - Patricia Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pemerintah Provinsi Yogyakarta menyatalan darurat kekeringan untuk dua kabupaten yaitu Bantul dan Kulonprogo. Namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan kekeringan kategori ringan terjadi di seluruh Yogyakarta.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Yogyakarta, Danang Samsu menjelaskan telah berkoordinasi dengan BMKG dan Dinas Pertanian terkait status tersebut. Indikasi untuk menaikkan statusnya yaitu bila ujung daun mengering.

"Secara sosial-ekonomi, kami sudah menanyakan masyarakat bahwa mereka memiliki cadangan air 30 hingga 60 liter perhari. Artinya, masyarakat masih bisa memenuhi kebutuhan pokoknya," kata Danang, Selasa (15/9/2015).

Danang menambahkan, jarak tempat tinggal masyarakat dengan sumber air tidak terlampau jauh. Kata dia, rata-rata 100 hingga 500 meter dengan sumber air.

"Paling jauh dua kilo meter yang kekeringan. Tapi rata-rata jaraknya 500 meter dengan sumber air," ungkapnya.

Kendati kemarau ringan, BPBD memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat setiap hari. Bantuan air tersebut diberikan di beberapa daerah di Kabupaten Bantul, Kulonprogo, Sleman, dan Gunungkidul.

"Bantuan air kami berikan jika ada pengajuan permintaan. Penyaluran bantuan air dilakukan dengan berkoordinasi dengan BPBD masing-masing kabupaten atau kota," ungkapnya.


(RRN)