Agustus 2015, Rupiah Terdepresiasi Empat Mata Uang Negara Maju

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 15 Sep 2015 17:35 WIB
rupiah
Agustus 2015, Rupiah Terdepresiasi Empat Mata Uang Negara Maju
Kepala BPS Suryamin (kedua kiri) (FOTO ANTARA/Rosa Panggabean)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai tukar rupiah di Agustus 2015 mengalami pelemahan terhadap empat mata uang negara maju. Keempat mata uang tersebut adalah dolar Amerika Serikat (USD), dolar Australia, euro Uni Eropa, dan yen Jepang.

"Perkembangan nilai tukar eceran untuk Agustus (2015) minggu keempat dari Juli minggu kelima itu terdepresiasi semua," kata Kepala BPS Suryamin, di Kantor Pusat BPS, Jalan Dr. Sutomo, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/ 2015).

Suryamin mengungkapkan depresiasi rupiah terhadap USD mencapai 4,96 persen. Sedangkan pelemahan rupiah terhadap dolar Australia sebesar 2,02 persen, euro sebesar 8,61 persen, dan yen sebesar 7,71 persen.

Dirinya menjelaskan transaksi dalam skala besar di sektor ekspor dan impor serta transaksi eceran di penukaran mata uang di seluruh Indonesia menjadi penyebab daripada pelemahan rupiah terhadap empat mata uang negara maju tersebut.

Namun demikian, lanjut Suryamin, sampai dengan minggu kedua September 2015, nilai tukar rupiah mulai mengalami perbaikan dengan menguat terhadap dolar Australia dan euro. Meskipun masih terdepresiasi terhadap yen Jepang dan USD.

"Di minggu kedua ini, ada perubahan sedikit. Dengan yen Jepang kita melemah 0,99 persen. USD di minggu kedua ini juga melemah 1,08 persen. Tapi dari dolar Australia dan euro kita masih menguat," pungkas dia.


(ABD)