Pertumbuhan Ekonomi RI Diperkirakan Hanya 4,7% di Kuartal III-2015

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 15 Sep 2015 17:39 WIB
pertumbuhan ekonomi
Pertumbuhan Ekonomi RI Diperkirakan Hanya 4,7% di Kuartal III-2015
Kepala Ekonom BTN A. Prasetyantoko (MI/SUSANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: ‎Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III-2015 diperkirakan masih akan mengalami perlambatan. Bahkan, pertumbuhan ekonomi di periode tersebut diperkirakan masih akan sekitar 4,7 persen atau pertumbuhan ekonominya menyerupai pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2015.

"Kuartal III-2015 masih 4,7 persen. Kira-kira akan balik ke kuartal I-2015. Kita masih domestik dominan, ‎konsumsi domestik. Jadi harus digenjot akselerasi belanja pemerintah," ucap Kepala Ekonom PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) A Prasetyantoko, ketika ditemui dalam acara 'Berharap Pada RAPBN Nawacita', di Omah Cafe, Jakarta, Selasa (15/9/2015).

Ia menjelaskan, agar perekonomian Indonesia tetap bisa bertumbuh maka selain menggenjot belanja di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016, pemerintah juga harus mengantisipasi kebijakan the Fed yang diperkirakan akan meningkatkan suku bunganya.

Pras, biasa ia disapa, menilai sentimen the Fed sifatnya hanya sementara dan ke depannya akan baik bagi negara di emerging market. "Sifatnya sementara. Makanya sentimen itu harus dipastikan lebih cepat. Kalau sudah dipastikan emerging market akan lebih tenang," jelas dia.

Lebih lanjut Pras berpendapat, sampai dengan akhir tahun ini pertumbuhan ekonomi diperkirakan tidak akan mengalami kenaikan siginifkan dan akan dikisaran 4,7 persen sampai dengan 4,9 persen. Hal itu dipengaruhi oleh situasi dan kondisi pertumbuhan ekonomi dunia yang masih relatif rendah.

"Kita masih terpengaruh global. Situasi global pertumbuhannya rendah. Jadi kita terpengaruh," pungkasnya.


(ABD)