Bank BJB Pertahankan Predikat Indonesia WOW Brand Award 2015

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 15 Sep 2015 18:04 WIB
bjb
Bank BJB Pertahankan Predikat Indonesia WOW Brand Award 2015
Ilustrasi BJB. FOTO: ANTARA

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten Tbk (BJB) terus menjaga kualitas dan meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi kepada nasabah.

Alhasil, bank dengan kode emiten BBJB ini tetap mempertahankan predikat Indonesia WOW Brand Award 2015 dengan kembali menjadi Golden Champion Saving Account BUKU III Conventional Banking‎.

Seperti diketahui, kuartal II-2015, BJB meraih laba bersih sebesar Rp582 miliar, atau naik 21,8 persen ‎secara year on year (yoy), seiring dengan meningkatnya laba. Total aset per Juni 2015 juga tumbuh 22,1 persen menjadi Rp95,9 triliun.

"Mengacu hal itu juga, Bank BJB mendapatkan predikat Golden Champion Saving Account BUKU III Conventional Banking‎," ucap Senior Vice President Corporate Secretary‎ Bank BJB Hakim Putratama dalam siaran persnya, Selasa (15/9/2015).

Penghargaan yang diraih Bank BJB melalui award Indonesia WOW Brand Award 2015 merupakan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh brand berdasarkan riset yang dilakukan melalui pengaplikasian dari teori WOW Marketing.

Menurut dia, award ini juga merupakan bentuk penghargaan kepada industri agar dapat memicu gairah suatu perusahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih baik.

Pada masa ekonomi sulit seperti saat ini dan pesatnya perkembangan teknologi dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), kata Hakim, pendekatan Human to Human merupakan benteng pertahanan yang paling canggih disamping pengembangan teknologi.

Perseroan menerapkan strategi dan kebijakan di 2015 dengan tetap fokus memperkuat fondasi yang kokoh khususnya berkaitan dengan infrastruktur IT serta SDM dalam rangka menunjang ekspansi bisnis di tahun-tahun mendatang.

Selain itu, perseroan juga fokus meningkatkan kualitas layanan dengan peningkatan E-Channel serta meningkatkan cross selling dan integrated marketing guna meningkatkan market share Dana Pihak Ketiga (DPK).


(AHL)