JK: Sulit Tukar WNI dengan Bandar Narkoba

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 15 Sep 2015 19:27 WIB
JK: Sulit Tukar WNI dengan Bandar Narkoba
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). MI/ADAM DWI

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengaku telah mendapatkan laporan dari Menko Polhukam Luhut Panjaitan terkait dua warga negara Indonesia (WNI) pada Minggu (13/9/2015) yang disandera oleh kelompok bersenjata di Skouwtiau, Papua Nugini.

JK mengatakan, Luhut telah menginstruksikan panglima yang ada di wilayah tersebut untuk melakukan negosiasi dengan pemerintah Papua Nugini untuk membebaskan dua WNI yang ditahan karena penangkapan narkoba di Papua.

Namun, JK mengakui, Pemerintah RI  tidak akan mudah menyepakati syarat dari kelompok bersenjata untuk menukar dua WNI dengan bandar narkoba yang kini tengah ditahan pihak kepolisian di Papua.

"Tentu pasti tidak mungkin kita deal begitu saja, tidak mungkin itu apalagi narkoba kan," kata JK di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2015).

Lebih jauh, JK menambahkan pemerintah terus berupaya melakukan langkah penyelamatan terhadap dua WNI yang menjadi tawanan di Papua Nugini.

"Itu tentu pihak keamanan kita di bawah Menko Polhukam bekerja keras untuk itu," pungkasnya.
(SAW)