Korban yang Dianiaya Anggota Polres Wonogiri Diizinkan Pulang

Pythag Kurniati    •    Selasa, 15 Sep 2015 20:40 WIB
penganiayaan
Korban yang Dianiaya Anggota Polres Wonogiri Diizinkan Pulang
Ilustrasi kekerasan, Ant

Metrotvnews.com, Boyolali: Satu korban penganiayaan Bripda TI di Boyolali, Jawa Tengah, sudah pulang ke rumahnya karena kondisinya membaik. Korban berinisial MS itu dianiaya beberapa waktu lalu setelah Bripda TI menuduhnya sebagai pencuri.

Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono membenarkan kepulangan MS setelah menjalani perawatan di RS Assyifa Sambi Boyolali. Tapi seorang korban lain, ES, masih dirawat di RS Islam Surakarta.

Sementara itu, ujar Kapolres, penyidik masih mendalami kasus yang terjadi pada 11 September 2015 itu. Kejadian bermula saat Bripda TI kesal dan menduga MS serta ES mencuri rumah kedua orangtuanya di Boyolali.

"Korban MS dipukuli. MS lalu menyebutkan satu nama yakni ES. Lalu Bripda TI dan lima temannya mendatangi ES. Penganiayaan terjadi," kata Kapolres, Selasa (15/9/2015).

Penganiayaan terjadi di Jalan Simo-Klego. Polisi yang sehari-hari bertugas di Polres Wonogiri itu mengajak lima temannya untuk menganiaya ES. Mereka berinisial AR, SB, ANC, EAS, dan MM. ES pun mengalami luka bakar. 

"Lalu orangtua ES melaporkan kejadian itu ke kantor polisi," ujar Kapolres.

Kini Polres Boyolali mengamankan tersangka beserta barang bukti seperti kaos, Suzuki APV, air softgun dan botol kaca. Atas tindakannya, TI terancam pasal 170 KUHP mengenai penaniayaan dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara. TI juga terancam mendapatkan sanksi kode etik dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Wonogiri.


(RRN)