Surya Paloh Sebut Setya dan Fadli Zon tak Tepat Menemui Donald Trump

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 15 Sep 2015 21:37 WIB
donald trump
Surya Paloh Sebut Setya dan Fadli Zon tak Tepat Menemui Donald Trump
Pertemuan Dubes Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik dan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. (MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh mengkritisi pertemuan yang dilakukan Ketua DPR, Setya Novanto, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon dengan bakal calon presiden AS, Donald Trump. Menurut dia, sebagai pejabat negara tidak tepat keduanya menemui Trump yang tengah berjuang mencalonkan diri sebagai Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik.

"Jelas di sana ada pelanggaran etik mau apa pun alasannya," kata Surya Paloh di DPP NasDem, Jalan RP Soeroso, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2015).

Mantan anggota MPR ini pun menyesalkan alasan yang diberikan Setnov dan Fadli Zon untuk memancing investor masuk ke Indonesia dalam pertemuannya dengan Trump. Menurut dia, dengan alasan apa pun, secara etika tidak tepat keduanya melakukan pertemuan dengan Trump.

"Fungsi DPR bisa macam-macam selagi berjalan dengan akal sehat. Tetapi harus sesuai dengan etika yang mengikat dengan fungsi dan perannya masing-masing. Tapi kita tidak bisa berdalih seperti ini. Masyarakat bisa marah dengan ini," pungkas dia.

Ia pun saat ini menyerahkan kasus Setnov dan Fadli Zon ini kepada Majelis Kehormatan Dewan (MKD) untuk mengusut secara tuntas. Ia yakin, MKD akan berjalan sesuai koridor yang ada. Walaupun pimpinannya berasal dari Koalisi Merah Putih (KMP), yakni Politikus Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

"Silahkan mau diberikan sanksi ya bagus, kalau tidak ya sudah. Saya pikir semuanya punya akal sehat dan nurani (dalam memutuskan)," tandas dia.


(MEL)