Fahri: Serangan ke DPR untuk Alihan Isu

Surya Perkasa    •    Rabu, 16 Sep 2015 11:33 WIB
dpr
Fahri: Serangan ke DPR untuk Alihan Isu
Fahri Hamzah--Metrotvnews.com/Githa Farahdina

Metrotvnews.com, Jakarta: DPR disorot karena kunjungan ke Amerika Serikat, kenaikan tunjangan dan beberapa masalah anggaran lain. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah curiga serangan ini sebagai upaya untuk membungkam dewan dan pengalihan isu.

"Saya terus terang agak curiga kenapa DPR diserang terus soal yang kecil-kecil ini. Supaya kita lupa di luar sana ada uang besar yang bisa buat kita bungkam," kata Fahri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2015).

Fahri heran publik tidak berdiri di belakang DPR untuk mendukung segala tugas DPR, untuk mengawasi kerja dan penggunaan anggaran pemerintah. Sebab seluruh masalah yang berkaitan dengan DPR hanya seputar anggaran DPR yang besarnya Rp4 triliun saja.

"Ini lah yang diributkan. Setiap hari, setiap kasus, soal tunjangan, soal parfum, soal kunjungan ke Amerika dan lain-lain," tanya Fahri heran.

Menurut dia, anggaran ini sangat kecil ketimbang anggaran yang dikelola pemerintah. Jika dibanding dengan APBN 2015 yang jumlahnya Rp2039 triliun, DPR hanya mendapat jatah 0,19 persen.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini tidak mengetahui berapa besaran kenaikan bagi anggota legislatif di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Ia meminta kenaikan itu tidak perlu diributkan karena dari 2035 triliun APBN 2015 hanya Rp4 triliun untuk keseluruhan pengelolaan legislatif atau hanya 0,19 persen.

"Asap di Riau DPR tidak bisa dipadamkan DPR, yang bisa eksekutif. Kenapa jalan berlubang ya bukan DPR tapi eksekutif. Fungsi DPR pengawas. Kalau DPR diserang terus, enggak sempat mengawasi pemerintah," Fahri menyayangkan.


(YDH)