Pemerintah Dinilai Kerap Lupakan Peran Ormas

Damar Iradat    •    Rabu, 16 Sep 2015 13:38 WIB
ormas
Pemerintah Dinilai Kerap Lupakan Peran Ormas
Ormas berpawai----Ant/Fenny Selly

Metrotvnews.com, Jakarta: Keberadaan organisasi masyarakat dinilai memiliki sisi positif yang selama ini tertutup oleh tindakan oknum-oknum yang vandal. Padahal, ormas seharusnya dianggap sebagai salah satu aset negara.

"Ormas itu aset, harus dipelihara lalu dibina dan dikaryakan. Kalau tidak, ya, akhirnya liar," kata Wasekjen Ormas Laskar Merah Putih, Burhan Saidi, dalam dialog bersama di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2015).

Burhan menambahkan, dalam undang-undang pun ormas juga ditetapkan sebagai mitra dari pemerintah. Namun, selama ini peran ormas kerap dilupakan pemerintah.

"Kedua, berdasarkan Undang-undang Ormas, peran ormas itu jadi mitra pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat. Ormas ini harusnya dirangkul, tapi enggak. Ini juga enggak cuman di Jakarta, tetapi banyak daerah," lanjutnya.

Bentrok antarormas yang kerap terjadi juga dinilai karena kelalaian pengurus maupun pemerintah dan aparat yang kurang koordinasi. Hal ini juga karena tidak adanya pendidikan berkesinambungan dari pemerintah.

"Keributan antarormas, seharusnya yang dilakukan minta pertanggungjawaban dari ormas masing-masing," papar Burhan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Sumardi setuju dengan adanya niatan berbagai pihak, mulai dari ormas, kepolisian, pemerintah, dan DPRD duduk bersama membahas isu ini.

"Dengan adanya keinginan Kapolda mengumpulkan ormas, pemerintah, dan DPRD itu kan meningkatkan ke depan bagaiman sebaiknya Jakarta dalam pengamanannya," kata Prasetyo.

"Kebetulan pas bulan kemarin juga kan tenang Jakarta. Artinya, komunikasi eksekutif dengan masyarakat itu baik," kata dia.


(TII)

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

15 hours Ago

Politikus Hanura Miryam S Haryani mengaku mencabut seluruh isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) d…

BERITA LAINNYA