Penyebab dan Cara Mengatasi Seks yang Menyakitkan

Torie Natalova    •    Rabu, 16 Sep 2015 14:34 WIB
seks
Penyebab dan Cara Mengatasi Seks yang Menyakitkan
Seks yang menyakitkan sering dialami wanita. (foto:cbsnews.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anda dan pasangan sudah meluangkan waktu santai dan siap bercinta malam ini. Tetapi, saat bercinta ada rasa sakit yang menghampiri Anda yang tak pernah dirasakan sebelumnya. 

Tentu ini menimbulkan rasa cemas dan khawatir bagi seorang wanita. Faktanya, the American Congress of Obstetricians and Gynecologist mengatakan, 75 persen wanita mengalami pengalaman merasakan sakit saat bercinta beberapa kali dalam kehidupan mereka.

Berikut adalah penyebab sakit saat bercinta dan bagaimana cara mengatasinya.

1. Iritasi pada bagian luar vagina
Penyebab: kemungkinan karena produk perawatan pribadi. Iritasi dan kemerahan pada labia luar atau vulva bisa membuat Anda merasakan nyeri saat bercinta. Ini bisa didapar dari sabun kewanitaan, minyak pihat atau kertas toilet, pewarna, parfum dan aditif lain dalam produk kewanitaan bisa memicu peradangan kulit di sekitar vagina.

Cara mengobati: jangan bercinta untuk sementara waktu hingga iritasi sembut. Perdgi ke dokter atau gunakan obat yang bisa mengobati peradangan.

2. Gatal di vagina
Penyebab: Infeksi bisa menyebabkan rasa sakit dan munculnya keputihan. Jika keputihan berwarna putih, banyak dan gatal itu mungkin karena infeksi jamur. Selain itu bisa karena bakteri vaginosis yang biasanya memiliki bau amis. 

Cara mengobati: periksa ke dokter dan Anda akan diresepkan obat antibiotik untuk menghilangkan infeksi dan rasa sakit itu.

3. Vagina terjepit
Penyebab: vaginismus. Penetrasi yang dilakukan pasangan membuat vahina Anda terasa sangat sakit itu karena tertutup rapat dan menandakan penyakit vaginismus. Ini ditandai dengan nyeri, kontraksi involunter dari otot-otot vagina. Belum diketahui pasti penyebab penyakit ini.

Cara mengobati: Cek ke dokter apakah benar Anda mengalami vaginismus atau hanya stres atau cemas. Jika stres, Anda bisa membantu membuat rileks otot-otot dasar panggul yang bisa membantu mengatasi rasa sakit.

4. Vagina kering
Penyebab: stres, obat-obatan atau hormon. Vagina yang kering adalah salah satu alasan atau penyebab Anda mengalami sakit saat bercinta. Ini bisa disebabkan karena stres, kecemasan, atau obat-obatan seperti anti-histamin yang membuat kering membran vagina. Estrogen juga bisa menurun setelah melahirkan, menyusui atau perimenopause dan menopause.

Cara mengobati: Anda bisa mencoba posisi baru untuk merangsang sehingga menghasilkan pelumas. Atau, Anda bisa memakai pelumas untuk tetap basah.

5. Sakit saat dorongan ke samping
Penyebab: kista ovarium. Rasa sakit yang menusuk bisa menjadi tanda dari kista ovarium. Apalagi sakit terasa saat pasangan menekan vagina. Bukan hal yang biasa saat kista berisi cairan ada di indung telur dan jika itu digosok atau menyentuh vagina dapat melukainya sedikit.

Cara mengobati: Segera datangi dokter Anda. Untuk wanita pascamenopause bisa jadi kista ini berbahaya. Namun, jika dialami wanita muda, kista ovarium tidak perlu dikhawatirkan karena sebagian bersifat jinak dan cenderung menghilang sendiri.

6. Seks dalam posisi apapun membuat sakit
Penyebab: Endometriosis. Rasa nyeri dimana saja pada vagina mungkin jadi satu-satunya petunjuk Anda memiliki endometriosis. Kurangnya fleksibilitas dapat membuat rasa sakit saat berhubungan seks.

Cara mengobati: Jika benar menderita endometriosis, Anda akan diberi obat penjaga pertumbuhan jaringan dan membatasi nyeri atau pengangkatan dengan operasi.

7. Penetrasi dalam membuat sakit
Penyebab: rahim ke belakang. Jika Anda mengalami sakit hanya saat pasangan Anda mendorong atau penetrasi yang dalam, Anda mungkin memiliki rahim ke belakang. Biasanya rahim sejajar lurus dengan tubuh, tapi beberapa wanita dilahirkan dengan satu yang berujung mundur ke arah panggul dan itu akan berdesakan saat berhubungan seks.

Cara mengobati: untuk mencegah sakit, pastikan pasangan tidak mendorong terlalu dalam. Atau cobalah gaya woman on top, dimana Anda bisa mengontrol dalamnya penetrasi.

8. Perineum terasa sakit
Penyebab: Melahirkan. Perineum adalah daerah antara vulva dan anus Anda. Kadang-kadang, saat melahirkan normal dokter akan mengiris bagian ini untuk memudahkan bayi dikeluarkan. Kebanyakan wanita sembuh dengan sendirinya, tapi beberapa mengalami rasa sakit.

Cara mengobati: Cek kembali ke dokter Anda, dia mungkin akan menyarankan Anda untuk memperbaikinya dengan cara bedah.

9. Area vagina terasa kasar
Penyebab: Anda terlalu sering melakukan seks. Pertimbangkan gesekan-gesekan di luar dan dalam wagina karena bisa jadi ini terjadi cedera yang berlebihan karena terlalu sering bercinta dengan cara yang kasar.

Cara mengobati: Jaga daerah vagina tetap kering dengan mengenakan pakaian yang longgar. Setelah beberapa hari, Anda akan siap untuk bercinta lagi. (Health)


(LOV)