PPIH Jateng Data Kloter Sapu Jagat

Pythag Kurniati    •    Rabu, 16 Sep 2015 14:52 WIB
haji 2015
PPIH Jateng Data Kloter Sapu Jagat
Jemaah calon haji di Asrama Haji Solo, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Boyolali: Pemberangkatan jemaah calon haji melalui Embarkasi Haji Solo, Jawa Tengah telah masuk tahap-tahap akhir, yakni kelompok terbang (kloter) 73 dan 74. Kloter ini dikenal dengan sebutan sapu jagat.

Biasanya, kloter sapu jagat berisi gabungan calon haji dari berbagai kloter. Saat ini, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sedang memproses data kloter sapu jagat.

Kasubag Humas PPIH Embarkasi Haji Solo, Gentur Rachma Indriadi mengatakan rencana awal ada beberapa kabupaten di Jawa Tengah yang akan menempati kloter sapu jagat. 

"Dari data awal kita, Kota Surakarta menempati kloter terakhir. Kemudian digabung bersama dengan Kabupaten Kebumen, Kabupaten Wonosobo yang merupakan pergeseran dari kloter 35. Ditambah dengan Kabupaten Sukoharjo, pergeseran dari kloter 66," ungkap Gentur saat dihubungi wartawan, Rabu (16/9/2015).

Kloter sapu jagat dijadwalkan berangkat pada Kamis, 17 September 2015 sekitar pukul 10.50 WIB melalui Embarkasi Haji Solo."Dari Adi Soemarmo diberangkatkan menuju Halim Perdanakusumah, di sana nanti akan disatukan dengan kloter lainnya," kata Gentur.

Gentur menuturkan rencananya ada 352 orang yang akan terbang dalam kloter sapu jagat. Namun, jumlah tersebut belum pasti. Sebab, "saat ini kita tengah memproses datanya untuk memastikan secara resmi berapa jumlah pasti dan dari wilayah mana saja yang akan bergabung," imbuhnya.

Hingga saat ini, Embarkasi Haji Solo telah menerbangkan 25.008 jemaah calon haji asal Jawa Tengah dan DIY. Puluhan ribu jemaah calon haji tersebut terbagi dalam 70 kloter.

Hingga Rabu, 16 September 2015 ada delapan jemaah calon haji Jawa Tengah dan DIY dinyatakan wafat. Tujuh di antaranya karena sakit dan satu orang calon haji asal Sleman wafat saat insiden jatuhnya derek (crane) di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi.


(SAN)