Mahkamah Kehormatan Sepakat Tim Penyelidik Kasus Novanto-Trump Dirombak

Surya Perkasa    •    Rabu, 16 Sep 2015 14:58 WIB
donald trump
Mahkamah Kehormatan Sepakat Tim Penyelidik Kasus Novanto-Trump Dirombak
Ketua MKD Surahman Hidayat dari PKS, Wakil Ketua Lili Asdjudiredja dari Golkar dan Wakil Ketua Sufmi Dasco Ahmad dari Gerindra---MI/ M Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) sempat meminta tim penyelidik kasus pertemuan Setya Novanto dengan Donald Trump diubah. Gejolak internal muncul setelah tim yang dibentuk dipegang perwakilan dari Gerindra.

Lantaran gejolak terus berlanjut, MKD pun siap merombak struktur tim penyelidik. "Melihat dinamika yang ada, maka tim penyelidikan kemungkinan diperluas," kata kata Wakil Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2015).

Sufmi yang berasal dari Partai Gerindra mengaku, dirinya rela jika diganti dari posisi semula sebagai ketua tim penyelidik. "Penambahan anggota dalam tim penyelidik. Atau bisa pergantian Ketua Tim Penyelidik," imbuh dia.

Hal ini, kata dia, telah disepakati dalam Rapat Pimpinan MKD. "Betul. MKD sebetulnya sudah ada sumpah jabatan bertindak adil. Tapi kita ambil manfaat daripada mudaratnya. Lebih baik (diganti) agar tidak ada gejolak," terang dia.

Rapat Pimpinan MKD sudah mewacanakan Ketua MKD Surahmah Hidayat yang memimpin tim secara langsung. Tapi hal ini belum dapat dipastikan.

Sufmi dan Fadli Zon memang berasal dari satu partai. Hal ini pun ditolak oleh salah satu anggota MKD. Anggota MKD dari fraksi Hanura Syarifuddin Sudding menjadi orang yang menolak kepemimpinan Sufmi.
 


(TII)