Presiden Buka Peluang Kerja Sama dengan IDB

Arif Wicaksono    •    Rabu, 16 Sep 2015 16:16 WIB
ekonomi indonesia
Presiden Buka Peluang Kerja Sama dengan IDB
Presiden Jokowi. MI/Rommy

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Republik Indonesia, HE. Joko Widodo, dalam kunjungan ke Kerajaan Arab Saudi, dengan terbuka menerima Ketua Islamic Development Bank (IDB) Group, Dr Ahmad Mohamed Ali, di Jeddah. 

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Indonesia Joko Widodo menekankan pentingnya dukungan proyek infrastruktur dan pertanian di Indonesia dalam rangka rencana pembangunan Indonesia. 

“Kami juga menyambut baik diadakannya Pertemuan Tahunan ke-41 Dewan Gubernur IDB di Jakarta selama 18-19 Mei 2015 sebagai perwujudan dari hubungan baik antara Republik Indonesia dengan IDB Group,” kata Presiden Jokowi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (16/9/2015).  

Dalam pertemuan tersebut pula, Ketua IDB Group, memberikan penjelasan singkat mengenai kegiatan IDB Group di Republik Indonesia serta kemitraan yang sudah terjalin sangat baik antara keduanya melalui transfer pengetahuan dan keahlian Indonesia di berbagai bidang dari Indonesia ke negara-negara anggota IDB lainnya. 

Dr. Ali berbicara mengenai persiapan yang sedang berlangsung untuk Pertemuan Tahunan Dewan Gubernur IDB yang akan diadakan di Jakarta serta mengutarakan undangan resmi yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo untuk membuka acara pembukaan dan menekankan upaya pembangunan Indonesia.

“Kami juga menyampaikan pentingnya untuk mengaktifkan Kamar Dagang antara Arab Saudi dan Indonesia yang dapat memfasilitasi investasi bersama antara Indonesia dan negara-negara anggota IDB, pentingnya kerja sama Selatan-Selatan dan peran Indonesia serta kesediaan IDB Group untuk bekerja sama dengan Indonesian Center for Afro Asian Cooperation untuk membangun kapasitas di negara-negara anggota IDB,” kata dia. 

IDB juga mendukung rencana Indonesia menjadi tuan rumah Pertemuan Koordinasi Kelompok Arab  (Arab Coordination Group) berikutnya di Jakarta karena hal ini akan meningkatkan investasi dan hubungan ekonomi antara Grup Koordinasi dan Indonesia serta mempromosikan kerja sama Indonesia dengan Arab.

IDB Group sedang merancang strategi kerja sama  negara anggota dengan Indonesia untuk periode 2015-2019 yang berfokus pada sektor-sektor prioritas utama sebagaimana diatur dalam rencana pembangunan jangka menengah Negara, yang baru-baru ini telah disetujui oleh Kementerian Perencanaan dan Pengembangan Indonesia. Diharapkan kemitraan strategis IDB Group dengan Indonesia dalam lima tahun ke depan dapat mencapai USD5 miliar.

Untuk saat ini, jumlah operasi yang disetujui IDB Group untuk Indonesia hampir mencapai USD4,2 miliar termasuk kontribusi untuk pembiayaan proyek-proyek pembangunan yang di sektor-sektor pendidikan, kesehatan, transportasi, komunikasi, industri, pertambangan, pembangkit listrik, pertanian, pasokan air, pembangunan pedesaan, dan perbankan syariah serta pembiayaan berbagai operasi perdagangan luar negeri antara Indonesia dan negara-negara anggota IDB lainnya. 



(SAW)