Go-Jek Ditolak, Get Jek Justru Diluncurkan di Solo

Pythag Kurniati    •    Rabu, 16 Sep 2015 20:41 WIB
gojek
Go-Jek Ditolak, Get Jek Justru Diluncurkan di Solo
Reza Sanjaya, penggagas bisnis Get Jek Solo. Foto: MTVN/Pythag

Metrotvnews.com, Surakarta: Di saat pemerintah Kota Solo menolak Go-Jek, Get Jet, sebuah bisnis serupa, justru bersiap meluncur. Penggagas Get Jek Solo, Reza Rajasa mengaku tidak terpengaruh dengan penolakan Go-Jek. 

“Kita beda dengan Go-Jek. Konsep Get Jek tidak melulu soal ojek, namun kita menekankan pada life assistant,” kata Reza ditemui di Kantor Get Jek Solo, Jalan Ibu Pertiwi Nomor 9, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Rabu (16/9/2015).

Lelaki kelahiran Surabaya, 8 Februari 1985 itu mengatakan akan tetap meluncurkan Get Jek sesuai jadwal awal yang telah direncanakan. “Kami akan tetap launching pada 27 September. Setelah itu, ada 45 driver yang akan beroperasi,” katanya. 

Layanan Get Jek Solo tak hanya transportasi. Reza menjelaskan Get Jet juga menyasar bisnis transportasi makanan, barang, promosi, hingga gaya hidup. “Jadi, tak hanya mengantarkan penumpang, tapi juga delivery order. Misalnya mengantar makanan, mengantar barang-barang saat pindahan, membantu membimbing saat mengurus SIM, pajak dan lain sebagainya,” ujarnya.

Reza yakin Get Jek tak akan ditolak di Solo karena dia sudah mempelajari UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Di sana disebutkan bahwa kendaraan roda dua bukan merupakan kendaraan angkutan umum yang layak. Namun, kata Reza, keberadaan ojek telah populer sejak 1980. 

"Selama masa itu hingga berjalannya UU tersebut, pemerintah tak pernah menggubris. Baru ketika muncul Go-Jek di Jakarta pemerintah seolah panik,” ujarnya.

Ketika ditanya adakah ketakutan jika nantinya Get Jek akan mendapatkan pertentangan, “sebagai bisnis player tidak boleh takut. Tapi memang harus ada pertimbangan-pertimbangan matang. Kami sebagai orang Jawa, istilahnya kulonuwun (meminta izin) pada Dishubkominfo, juga akan mengunjungi Polresta. Kami pun akan menggandeng beberapa mitra,” ujar Reza yang baru mengunjungi kantor Dishubkominfo Solo.



(UWA)