Catatan Alex Yoong

Analisa & Prediksi Alex Yoong Jelang GP Singapura: Persaingan Panas di Jalan Raya Negeri Singa

   •    Kamis, 17 Sep 2015 10:24 WIB
f1
Analisa & Prediksi Alex Yoong Jelang GP Singapura: Persaingan Panas di Jalan Raya Negeri Singa
Alex Yoong (Dok. Fox Sports)

Metrotvnews.com, Marina Bay: Dari sepanjang kejuaraan di Asia, Grand Prix Singapura semakin menjadi salah satu balapan di mana semua pembalap ingin menjuarainya. Bukan hanya karena di sini balapan F1 malam hari pertama kali diselenggarakan tetapi juga karena segala kemeriahan dan keglamorannya.

Terlepas dari semua itu, alasan utama kenapa para pembalap ingin menjadi juara di Singapura karena balapan ini merupakan salah satu balapan yang tersulit dari keseluruhan kalendar kejuaraan.

Secara umum, balapan di jalan raya selalu memiliki tingkat kesulitannya sendiri. Pada tingkat kecepatan seperti itu (Singapura mempunyai karakter trek yang lebih cepat dibandingkan dengan Monaco), diperlukan konsentrasi super agar mobil mereka terhindar dari tabrakan dengan dinding. Balapan sering mencapai batas waktu 2 jam maksimum yang diperbolehkan, menghadirkan kondisi yang sangat berat bagi para pembalap untuk bersaing, terlebih memenangkan perlombaan.

Yang semakin menambah berat keadaan adalah cuaca yang panas. Meskipun diselenggarakan pada malam hari, panasnya menyerap sampai ke treknya, hingga ke dinding dan bangunan yang merupakan pembatas trek. Daniel Ricardo menggambarkan trek ini sebagai satu-satunya trek dimana ketika kita membuka penutup helm, hawa di luar terasa lebih hangat daripada di dalam helm.

Setelah menghadapi 2 balapan yang mengandalkan tenaga di Spa dan Monza, di mana kita melihat kedua mobil bermesin Mercedes – begitu juga dengan tim Ferrari – mendominasi, GP Singapura seharusnya memberikan kesempatan kepada tim lain untuk mengejar.

Seharusnya Red Bull Racing dan Torro Rosso akan mampu memberikan perlawanan yang cukup ketat, karena handicapped mesin Renault yang mereka gunakan seharusnya berkurang dibandingkan dengan dua balapan terakhir. Begitu pula, McLaren Honda yang di atas kertas akan mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk unjuk gigi pada balapan ini. Kedua pembalap mereka pernah mencatatkan hasil gemilang sebelumnya, dengan Alonso dua kali juara di sini di tahun 2008 dan 2010.

Setelah balapan di Italia, sangat jelas bahwa Mercedes sudah semakin memperlebar jarak dengan rival-rival mereka dengan mesin baru mereka. Ditambah dengan penampilan mereka yang stabil di setiap trek yang mereka hadapi, termasuk trek jalan raya, tampaknya semakin sulit bagi pembalap lain untuk mengejar poin mereka.

Mungkin hanya Ferrari yang mempunyai kesempatan untuk menyaingi Silver Arrows, terutama setelah setting baru mesin mereka di Monza terbukti cukup berhasil. Cuaca yang panas juga menjadi salah satu faktor menguntungkan. Seperti yang kita lihat mereka selalu mampu menempel Mercedes ketika terjadi penurunan performa ban saat cuaca panas di sepanjang tahun ini. Dan jangan lupakan Sebastian Vettel, satu-satunya pembalap yang juara di Singapura sebanyak 3 kali. Jadi saya berharap pembalap Jerman ini bisa mengeluarkan segenap kemampuan dari Ferrari tunggangannya di balapan ini.

Tentunya ini bukan pekerjaan mudah untuknya. Pasalnya, Lewis Hamilton sedang berada dalam kondisi yang hampir tidak terkalahkan. Dia mengendarai dengan baik dan dengan keluarnya Nico Rosberg di Monza, keunggulan poin Hamilton semakin melebar. Banyak orang membandingkan performa Hamilton saat ini dengan idolanya, Aryton Senna dan menurut saya, dia pantas.

Saksikan Saksikan F1 GP Italia secara LIVE pada hari Minggu, 20 September, mulai pukul 18:30 WIB di saluran FOX Sports.


(PAT)