Udara di Pontianak Bikin Sesak dan Mata Perih

Antara    •    Kamis, 17 Sep 2015 11:38 WIB
kabut asap
Udara di Pontianak Bikin Sesak dan Mata Perih
Kabut asap di Pontianak. (Antara/Sheravim)

Metrotvnews.com, Pontianak: Sejumlah warga mengaku udara di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, sudah membuat sesak napas dan mata perih. Kondisi ini dirasakan warga saat beraktivitas di luar ruang, utamanya saat berkendara roda dua.

Ratna, salah seorang pegawai swasta di Pontianak menyatakan, dalam dua hari ini udara di Pontianak semakin membuat dada sesak. "Hidung menjadi sumbat sehingga sulit untuk bernapas, udara yang berkabut asap itu juga membuat mata perih," ungkapnya, di Pontianak, Kamis (17/9/2015).

Hal senada diakui oleh Mardiana, warga Pontianak Utara yang mengaku tidak bisa keluar rumah. Dia mengaku penyakit asmanya kambuh karena kabut asap yang sudah beberapa pekan terakhir mengepung Kota Pontianak dan sekitarnya.

"Sudah seminggu ini asma saya kambuh karena udara di Pontianak yang berkabut asap," ujarnya.

Dari pantauan di lapangan, kabut asap di Pontianak sangat tebal. Jarak pandang pada siang hari hanya sekitar 50 hingga 100 meter. Sementara jarak pandang di pagi hari hanya sekitar 50 meter.

Belasan pelajar SMA di Kota Pontianak, Rabu (16/9) pingsan diduga karena mengalami sesak napas akibat semakin tebalnya kabut asap. Pemkot Pontianak langsung meliburkan aktivitas belajar siswa SMA, setelah sebelumnya hanya meliburkan siswa dari tingkat TK hingga SMP saja, dari Rabu (16/9) sampai Senin (21/9).

Sebelumnya, Wali Kota Pontianak Sutarmidji, menjelaskan, seandainya kabut asap, pada Senin mendatang tambah parah, maka aktivitas belajar sekolah akan diliburkan lagi.


(SAN)