Sekda Makassar ke KPK, Hibur Ilham Arief

Yogi Bayu Aji    •    Kamis, 17 Sep 2015 11:45 WIB
kasus korupsi
Sekda Makassar ke KPK, Hibur Ilham Arief
Ilham Arief Sirajuddin seusai menjalani pemeriksaan Selasa (1/9/2015). Foto: Susanto/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Sekretaris Daerah Kota Makassar Ibrahim Saleh menjenguk bekas Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di Rumah Tahanan KPK. Dia meminta Ilham sabar dan tegar menghadapi proses hukum yang tengah dijalani. 

"Kami berikan spirit, kesabaran, harus tegar, berikan spirit, supaya bisa berbesar hati," kata Ibrahim di Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2015).

Dia mengaku sudah kenal lama dengan Ilham Arief sejak keduanya masih aktif di DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia, Sulawesi Selatan. "Dulu beliau ketua, saya sekretaris umumnya,"  jelas dia.

Ilham di mata Ibrahim merupakan sosok yang ramah dan mudah bergaul yang membuatnya maju di dalam organisasi dan politik. Ibrahim pun kaget Ilham bisa dijerat lembaga antikorupsi.

Di KPK, Ilham dijerat dengan kasus dugaan korupsi dalam pelaksanaan kerjasama rehabilitasi dan transfer kelola air di PDAM Makassar tahun 2006-2012. Dia sempat lepas dari status tersangka setelah berhasil memenangkan sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 12 Mei 2015 lalu.

Pengadilan mengabulkan gugatan Ilham lantaran KPK dianggap tak cukup bukti dalam menetapkannya sebagai tersangka. Lembaga antikorupsi kemudian kembali menetapkan Ilham menjadi tersangka dengan menerbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) baru pada 10 Juni 2015.

Dia sempat kembali mengajukan praperadilan tapi kali ini permohonannya ditolak hakim pada 9 Juli silam. Kini dia sudah ditahan penyidik KPK usai diperiksa pada 10 Juli lalu.

Dalam kasus ini, Ilham Arief disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


(KRI)