Tak Hadiri Panggilan, MKD Datangi Sekjen DPR

Surya Perkasa    •    Kamis, 17 Sep 2015 18:52 WIB
dpr
Tak Hadiri Panggilan, MKD Datangi Sekjen DPR
Sekjen DPR Winantuningtyastiti usai diperiksa penyidik KPK, Kamis 30 April 2015. Foto: MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Winantuningtyastiti tak memenuhi panggilan Mahkamah Kehormatan Dewan. Akhirnya, tim penyelidik MKD yang berinisiatif menyambangi Setjen DPR untuk meminta keterangan.

"Menegaskan, mengkonfirmasi (anggaran)," kata Ketua MKD Surahmah Hidayat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2015).

Kepada Winantuningtyastiti, tim menanyakan, acara dan kegiatan delegasi yang berangkat ke Amerika Serikat. Tim juga menanyai perihal anggaran. "Intinya kan tidak ada yang di luar program dan dukungan pendanaan. Normatifnya itu semua di-backup dengan dana negara. Angkanya tidak menyebut, tapi sudah sesuai aturan," ungkapnya.

Dia menjelaskan, status Sekjen DPR saat didatangi bukan sebagai saksi. Tapi, sebagai sumber informasi. Soalnya, Sekjen yang mengelola anggaran Dewan. Seluruh keterangan Setjen direkam dan dihimpun untuk dikaji MKD.

"Ini dalam rangka menjalankan tata beracara. Tanpa pengaduan sudah jadi perhatian publik. Jadi ini jadi insiatif MKD," pungkas dia.

Sebelumnya, Sekjen DPR Winantuningtyastiti tidak menghadiri panggilan karena padatnya kegiatan saat dipanggil. "Saya sudah izin ke MKD. Padat sekali acaranya, ada tamu dari luar negeri," kata Winantuningtyastiti di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2015).

MKD butuh keterangan Sekjen DPR untuk mengetahui jumlah anggaran kunjungan rombongan anggota Dewan yang dipimpin Ketua DPR Setya Novanto ke Amerika Serikat. Kunjungan itu berakhir kontroversi karena Novanto bertemu Donald Trump, bakal calon presiden Amerika Serikat.

Menurut Winantuningtyastiti, kegiatannya itu tidak bisa ditinggalkan karena sudah dijadwalkan sejak jauh-jauh hari. Dia juga harus izin pimpinan DPR untuk menghadiri panggilan tersebut.


(YDH)