Dubes ASEAN Bahas Isu Politik dengan Menlu Korut dalam Jamuan

Fajar Nugraha    •    Jumat, 18 Sep 2015 06:46 WIB
asean
Dubes ASEAN Bahas Isu Politik dengan Menlu Korut dalam Jamuan
Jamuan makan Dubes ASEAN dan Menlu Korut (Foto: dok.KBRI Pyongyang)

Metrotvnews.com, Pyongyang: Duta besar negara-negara ASEAN di Pyongyang (Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia dan Vietnam), yang tergabung dalam ASEAN Committee in Pyongyang (ACP) menjamu Menteri Luar Negeri Korea Utara (Korut), Ri Su Yong.

Dalam sebuah acara makan malam persahabatan pada 16 September 2015 di Hotel Potonggang, Pyongyang, acara itu dihadiri oleh pula Wakil Menteri Hubungan Ekonomi Luar Negeri, Ri Myong San dan Wakil Ketua Komite Hubungan Budaya Antarbangsa, So Ho Won.

"Negara-negara ASEAN memiliki hubungan baik dengan Korea Utara. Hal ini dapat dilihat dari berbagai kunjungan pejabat tinggi Korea Utara ke negara ASEAN, dan sebaliknya," ujar Dubes RI untuk Korut yang juga Ketua ACP Bambang Hiendrasto, dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Jumat (18/9/2015).

Menlu Korut, misalnya, pada awal Agustus 2015 melakukan kunjungan ke Kuala Lumpur, Malaysia untuk menghadiri Pertemuan ke-22 ASEAN Regional Forum. Demikian pula, Presiden Presidium Supreme People's Assembly, Kim Yong Nam, berpartisipasi dalam peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Afrika pada April 2015 di Jakarta dan Bandung.

"Selain itu, berbagai delegasi dari negara-negara ASEAN pun mengunjungi Pyongyang. Salah satu di antaranya adalah delegasi misi ekonomi Indonesia yang mengunjungi Pyongyang pada Mei 2015. Direktur Penerbangan Sipil Laos, dan Menteri Industri dan Perdagangan Vietnam, juga melakukan kunjungan ke Pyongyang, masing-masing pada Agustus dan September 2015," lanjutnya.

Menlu Ri Su Yong pun menyampaikan bahwa dari sekian banyak acara makan malam yang telah dihadirinya, makan malam dengan ACP menjadi favoritnya, karena merupakan kesempatan membahas berbagai hal dalam suasana yang bersahabat.

"Negara-negara ASEAN memiliki banyak persamaan dengan Korea Utara dalam hal perjuangan melawan penjajahan dan penindasan. Bahkan, perjuangan bangsa Korea lebih berat lagi, karena kekuatan asing telah menarik garis yang memisahkan sebuah bangsa menjadi dua negara," sebut Menlu Ri.

Dia juga menegaskan bahwa negaranya sangat mementingkan hubungan baik dengan negara ASEAN. Acara jamuan makan malam berlangsung dalam suasana penuh persahabatan. Menlu Korea Utara dan para dubes ASEAN tidak saja membicarakan hal terkait dengan politik, keamanan, ekonomi tetapi juga hal lain, seperti obyek wisata, baik di Korea Utara maupun di negara-negara ASEAN, serta makanan khas Korea, Kimchi.


(FJR)