Keselamatan Berkendara

Seat Booster Buat Anak, Ternyata Tak Aman!

M. Bagus Rachmanto    •    Selasa, 22 Sep 2015 08:50 WIB
keselamatan berkendara
<i>Seat Booster</i> Buat Anak, Ternyata Tak Aman!
Bahaya kursi booster bobil bagi anak-anak. Autoguide

Metrotvnews.com: Sebuah studi baru-baru ini telah mengungkapkan, bahwa anak yang duduk menggunakan kursi booster di mobil, kemungkinan akan menderita cidera serius bahkan kematian dalam kecelakaan mobil, dibanding anak remaja yang ukuran tubuhnya lebih besar.

Para peneliti dari University of Michigan melakukan pemeriksaan dan menemukan, bahwa orang tua cenderung memiliki kursi booster di mobilnya untuk digunakan sebagai bantalan saat menggunakan sabut keselamatan.

Bahkan, hanya satu dari sepuluh inspeksi kursi mobil yang dilakuakan, mencakup penguat tempat duduk. 30 persen dari  anak-anak yang diperiksa sub optimal restraint (sub-optimal menahan diri).  Anak-anak yang duduk menggunakan Booster berusia antara  4-7 tahun, dan biasanya duduk di kursi belakang yang menghadap ke depan.

Meskipun studi ini tidak merinci tentang pembatasan keselamatan, penelitian lain yang dilakukan menunjukkan bahwa orang tua membiarkan anak mereka duduk di kursi booster yang kurang rapat, atau sama sekali tidak menggunakan kursi booster untuk duduk di kursi depan.

Menurut rekomendasi  American Academy of Pediatrics, anak-anak harus duduk di kursi khusus sendiri yang menghadap ke belakang, setidaknya sampai usia 2 tahun, meskipun rekomendasi lebih didasarkan pada ukuran usia.

Sebuah booster seat harus digunakan sampai anak memiliki ukuran tinggi 57inci, atau tinggi rata-rata anak usia 11 tahun, dan tidak duduk di kursi depan sampai mereka berusia 13 tahun, terlepas dari ukuran mereka, kata American Academy of Pediatrics.


(UDA)