Bocah 18 Bulan Tewas Dianiaya Ibu Kandung

Kuntoro Tayubi    •    Jumat, 18 Sep 2015 10:29 WIB
penganiayaan anak
Bocah 18 Bulan Tewas Dianiaya Ibu Kandung
Nurlela (tengah) ibu kandung Nur Qoidatul Zakiyah yang diduga menganiaya anaknya hingga tewas. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Brebes: Nur Qoidatul Zakiyah, bocah berusia 18 bulan warga Desa Luwunggede, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat (18/9/2015) dini hari meninggal dengan luka di kepala. Diduga, bayi malang tersebut meninggal akibat dianiaya ibu kandung.

Dugaan penganiayaan disampaikan Rini Pujiastuti, Sekretaris Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Tiara. Menurutnya, dia mendapat laporan dari bidan yang menangani korban di Puskesmas setempat.

"Kemarin sore, saya dapat telepon dari bidan Luwunggede kalau ada ibu yang melakukan kekerasan terhadap anak kandungnya," kata Rini pada Metrotvnews.com.

Mendapat laporan itu, Rini langsung menuju puskesmas. Namun, sampai di sana, korban telah dirujuk ke rumah sakit di Waled, Ciledug, Cirebon, Jawa Barat. "Lukanya parah, ada penyumbatan darah di otak, jadi harus dioperasi," kata Rini.

Tetapi, karena luka di kepala terlalu parah, nyawa Nur Qoidatul tidak tertolong. "Tadi malam, sekitar jam 12-an (Jumat dini hari), bayinya meninggal," kata Rini.

Rini mengatakan, korban diduga meninggal karena dianiaya ibu kandung. "Dari keterangan kakak korban, Amrin, adiknya sering dianiaya ibunya. Korban merupakan anak ketiga dari dari pasangan Nurlela dan Sopiudin," ujar Rini.

Rini melaporkan kasus dugaan penganiayaan itu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Brebes. Kepolisian masih mendalami kasus dugaan penganiayaan ini.


(SAN)