Zakiyah Kerap Dibanting ke Lantai oleh Ibu Kandungnya

Kuntoro Tayubi    •    Jumat, 18 Sep 2015 10:59 WIB
penganiayaan anak
Zakiyah Kerap Dibanting ke Lantai oleh Ibu Kandungnya
Amrin, kakak kandung Zakiyah. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Brebes: Nur Qoidatul Zakiyah meninggal dengan luka parah di kepala akibat dianiaya Nurlela, ibu kandungnya.

Amrin, 12, kakak kandung korban mengaku kalau ibunya sering berbuat kasar pada Zakiyah yang masih berusia 18 bulan. “Tangannya ditarik, kemudian dilempar ke lemari atau ke lantai. Beberapa kali ditampar tanpa tahu penyebabnya,” kata Amrin sebagaimana ditirukan Eni kepada Metrotvnews.com, Jumat (18/9/2015).

Eni adalah petugas Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Tiara Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Menurut Amrin, seperti dituturkan pada Eni, sejak melahirkan Zakiyah, ibunya kerap berlaku kasar. Tidak saja pada Zakiyah, perlakuan kasar juga diterima Amrin.

“Alasannya tidak jelas, kata Amrin, kalau Zakiyah dekat dengan ibunya pasti ada kekerasan. Padahal, Amrin pernah menegur ibunya, tapi malah dibentak,” kata Eni.

Zakiyah, anak ketiga pasangan Nurlela dan Sopiudin, yang tinggal di Desa Luwunggede, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah tewas dengan kondisi memprihatinkan. 

Bagian kepala Zakiyah penuh luka memar. Berdasar pengamatan, luka memar ditemukan di bagian wajah serta kepala bagian belakang. Korban diduga menderita pendarahan otak hingga dinyatakan meninggal.


(SAN)