Proyek 35 Ribu MW, Setengah dari Proyek Sebenarnya

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 18 Sep 2015 11:46 WIB
proyek 35.000 mw
Proyek 35 Ribu MW, Setengah dari Proyek Sebenarnya
Ilustrasi. FOTO: ANTARA/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: PT PLN (Persero) menyatakan kebutuhan listrik nasional sangat besar. Sehingga setiap tahunnya akan terus menunjukkan peningkatan permintaan kebutuhan listrik.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir pun meminta dukungan pengembangan megaproyek 35 ribu megawatt (mw) karena merupakan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Sofyan menceritakan, sebelumnya total besaran megaproyek ini sebesar 70 ribu mw yang akan terealisasi pada 10 tahun mendatang. Namun dipercepat oleh pemerintah dalam waktu lima tahun, namun dengan besaran kapasitas daya hanya 35 ribu mw.

"Semata-mata ini datang dari pemerintah. Ini perencanaan PLN 10 tahun ke depan 70 ribu mw. Memang ini masuk ke ESDM dan ketok palu jadi program nasional. Ada perubahan minta dipercepat.," kata Sofyan Basir di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis 17 September.

Sofyan menambahkan, upaya pembangunan proyek yang direncanakan terealisasi pada 2019 ini dilakukan untuk mempertahankan pendapatan per kapita negara. Berdasarkan data 2011 per kapita dan konsumsi per kapita nasional masih cenderung rendah dibanding negara-negara tetangga.

Oleh karena itu, Sofyan mengungkapkan harus ada keyakinan yang lebih pada proyek tersebut karena saat ini baru Pulau Jawa saja yang memiliki pasokan listrik cukup.

"Oleh karena itu kita meyakini 35 ribu mw ini kebutuhan. Pemikiran kawan di sana cukup padahal defisit luar biasa. Cuma Jawa yang cukup, Sumatera, Papua, Kalimantan, Ambon tidak," pungkas dia.


(AHL)