Pertamina Uji Pasar Pertalite di NTB

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 18 Sep 2015 12:29 WIB
pertalite
Pertamina Uji Pasar Pertalite di NTB
SPBU di NTB mulai menyediakan Pertalite. (Ilustrasi FOTO: MTVN/Annisa Ayu Artanti)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pertamina Marketing Operation Region V mulai melakukan uji pasar varian produk gasoline nonsubsidi terbarunya, pertalite, di enam Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Senior Vice President (SVP) Fuel Marketing And Distribution Pertamina M. Iskandar menjelaskan bahwa tahapan uji pasar ini sangat penting bagi Pertamina untuk mengetahui animo masyarakat terhadap pertalite.

"Sejauh ini animo masyarakat sangat positif dan sales juga terus meningkat. Hal ini yang mendorong Pertamina untuk terus menambah jumlah SPBU yang menjual pertalite," kata Iskandar dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (18/9/2015).

Selain itu, tambah Iskandar, saat ini Pertalite sudah dipasarkan di Jawa, Bali, Kalimantan Timur (Kaltim), dan Sumatera Utara (Sumut). Adapun dalam waktu dekat akan segera dipasarkan juga di wilayah Sumbagsel.

Sementara itu, GM Pertamina MOR V, Ageng Giriyono menjelaskan bahwa untuk saat ini di Wilayah Marketing Operation Region (MOR) V, Pertalite sudah dipasarkan di 277 SPBU tersebar di berbagai wilayah di Jawa Timur dan Bali.

Dengan penambahan enam SPBU Pertalite di NTB, Ageng menambahkan maka total SPBU sampai dengan minggu ketiga September 2015, jumlah SPBU di wilayah Pertamina MOR V yang memasarkan Pertalite mencapai 283 SPBU.

"SPBU di wilayah Jatim dan Bali sudah mencapai 297 per akhir minggu ini dan penjualan sudah mencapai sekitar 760 KL/hari. Dengan penambahan enam SPBU di NTB maka total sudah ada 283 SPBU yang menjual Pertalite. Jumlah ini akan terus kami tambah secara bertahap setiap minggu, termasuk untuk SPBU di wilayah NTB," ujar Ageng.


(AHL)

Bimanesh Divonis Tiga Tahun Penjara

Bimanesh Divonis Tiga Tahun Penjara

4 hours Ago

Jakarta: Dokter spesialis penyakit dalam di RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutardjo divonis t…

BERITA LAINNYA