Jelang Idul Adha, Kemendag Yakin Harga Daging Sapi Stabil

Husen Miftahudin    •    Jumat, 18 Sep 2015 12:44 WIB
idul adha
Jelang Idul Adha, Kemendag Yakin Harga Daging Sapi Stabil
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Saiful)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kebutuhan sapi semakin meningkat menjelang hari raya Idul Adha. Kondisi tersebut membuat pemerintah segera mendistribusikan sapi lokal siap potong ke daerah Jabodetabek.

Sebagaimana diketahui, kebutuhan daging sapi wilayah Jabodetabek mencapai sebesar 70 persen dari kebutuhan nasional. Hal itu yang membuat kota megapolitan tersebut selalu terjadi fluktuasi harga daging sapi. Untuk kebutuhan Idul Adha, pemerintah memilih untuk memasok sapi lokal, karena sapi lokal dinilai lebih layak karena tak mengalami cacat dan lain sebagainya.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Srie Agustina meyakini, harga daging sapi selama Idul Adha akan stabil. Meski konsumsi sapi tinggi, namun kondisi tersebut berbeda dengan konsumsi saat Idul Fitri.

"Idul Adha itu agak berbeda dengan Idul Fitri, karena kalau Idul Fitri itu memang kebutuhan konsumsinya sangat tinggi. Kalau ini (Idul Adha) tinggi, tapi kan masyarakat melakukan kurban kemudian membagikannya gratis. Jadi artinya ini sosial dan kemudian itu harga relatif turun," ujar Srie ditemui di kantor Kemendag, Jalan MI Ridwan Rais No 5, Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2015).

Secara rerata, jelas dia, harga daging sapi secara nasional turun dari Rp110 ribu per kilogram (kg) menjadi Rp108 ribu per kg. Sedangkan pasokan sapi selama Idul Adha di wilayah Jabodetabek terdapat sebanyak 270 ribu ekor sapi lokal.

"Yang dijadikan kurban 170 ribu ekor, jadi akan ada stok sekitar 100 ribu ekor. Itu datengnya dari Nusa Tenggara, Jawa Tengah, kemudian Jawa Timur untuk masuk ke Jabodetabek," papar dia.

Ia menambahkan, stok kambing selama Idul Adha untuk wilayah Jabodetabek terdapat sekitar 800 ribu ekor. Rencana kambing yang akan dipotong sebanyak 500 ribu ekor.

"Itu posisi sampai dengan hari ini. Jadi artinya cukup sampai hari Idul Adha, jadi harga akan landailah atau stabil," pungkas Srie.


(AHL)