Idul Adha 23 September, PNS Yogya Boleh Masuk Setengah Hari

Patricia Vicka    •    Jumat, 18 Sep 2015 15:17 WIB
idul adha
Idul Adha 23 September, PNS Yogya Boleh Masuk Setengah Hari
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X saat melepas rombongan calon haji beberapa waktu lalu. (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pimpinan Pusat Muhammadiyah memutuskan hari raya Idul Adha diperangati pada Rabu 23 September 2015. Lebih cepat satu hari dibanding ketetapan pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X memberi dispensasi pada para pegawai negeri sipil (PNS) di kalangan Pemerintah Provinsi DIY untuk masuk setengah hari.

Kepala Bagian Humas dan Biro UHP Setda DIY, Iswanto menjelaskan para PNS diperbolehkan masuk siang hari seusai mengikuti salat Idul Adha. 

"Gubernur memberi izin untuk seluruh PNS yang bekerja di Pemerintahan DIY untuk melaksanakan ibadah pada 23 September. Dan tetap masuk kerja setelah melaksanakan salat Idul Adha di pagi hari," ujar Iswanto pada Metrotvnews.com di Kantor Kepatihan Yogyakarta, Jumat (18/9/2015).

Dispensasi ini dikeluarkan karena Sultan ingin menjaga toleransi antarumat. Sebab, ada perbedaan penetapan hari raya Idul Adha antara Muhammadiyah dengan pemerintah. 

"Cuti bersama Idul Adha dari pemerintah tanggal 24 September. Demi menjaga toleransi ibadah, maka Pak Gubernur memberikan dispensasi ini," jelasnya

Dispensasi tertuang dalam Surat Gubernur DIY No 848/7340 tertanggal 17 September 2015 yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah. Surat ini sudah dikirim ke semua pimpinan SKPD se-DIY.


(SAN)