Gerindra Instruksikan Kader Selektif soal Kunker ke Luar Negeri

Surya Perkasa    •    Jumat, 18 Sep 2015 16:34 WIB
partai gerindradpr
Gerindra Instruksikan Kader Selektif soal Kunker ke Luar Negeri
Partai Gerindra. Foto: Yusran Uccang/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: DPP Partai Gerindra melalui Fraksinya di DPR menginstruksikan agar anggota fraksi selektif dalam kunjungan kerja ke luar negeri. Kebijakan ini mengubah kebijakan sebelumnya yang meminta fraksi menangguhkan seluruh kunker. 

"Ya. Memang ada (perubahan)," kata Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad lewat pesan singkat, Jumat (18/9/2015)

Sebelumnya, per Senin, 14 September Gerindra memerintahkan anggota fraksi untuk menangguhkan kunjungan kerja yang sudah disetujui dan diusulkan DPR. Instruksi itu tertuang dalam surat nomor A.515/F.P-GERINDRA/DPR-RI/IX/2015.

Pada surat nomor A.521/F.P-GERINDRA/DPR-RI/IX/2015 yang ditandatangani sehari setelahnya, isi instruksi berubah. Fraksi mengizinkan anggotanya kunker ke luar negeri sepanjang masih berkaitan dengan tugas diplomasi dan kunjungan yang bermanfaat besar bagi bangsa. Namun dengan syarat, sangat selektif. 

Sufmi mengatakan perubahan terjadi karena tidak mungkin seluruh kunjungan kerja dibatalkan. Beberapa kunjungan bersifat penting. Sufmi mencontohkan pengawasan haji. Menurutnya, tidak mungkin Gerindra tak ikut agenda pengawasan. "Karena itu terkait kepentingan nasional," kata Sufmi.

Begitu juga dengan kunjungan pimpinan yang terkait dengan kunjungan balasan dan konferensi internasional. "Pimpinan DPR tidak bisa kita larang," ujar Sufmi.

Namun, kata dia, kunjungan yang sifatnya tidak penting harus dibatalkan. Kunjungan dengan tujuan menambah wawasan atau pengalaman anggota secara tegas tidak boleh diikuti kader Gerindra.


(KRI)