Nelayan: Bu Susi, Anak Kami Mau Makan Apa?

Surya Perkasa    •    Jumat, 18 Sep 2015 21:04 WIB
susi pudjiastuti
Nelayan: Bu Susi, Anak Kami Mau Makan Apa?
Sebuah perahu nelayan mencoba berlabuh usai mencari ikan di Pantai Baru, Srandakan, Bantul, Yogyakarta, Selasa (9/10). ANTARA/Sigid Kurniawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Nelayan Cilincing Jakarta beraudiensi dengan Komisi IV DPR. Mereka mendesak Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mencabut Peraturan Menteri yang membuat nelayan tradsional tak bisa melaut.

Damir, salah seorang nelayan yang mengadu ke perwakilan Komisi IV DPR karena dia dan rekannya tak dapat melaut. Dengan muka sedih dan suara bergetar dia manyampaikan keluh kesahnya.

"Kalau kami dilarang, anak dan istri kami mau dikasih makan apa?," ucap Damir saat audiensi dengan sejumlah anggota Komisi IV DPR, Jumat (18/9/2015).

Dia bercerita, aktivitas nelayan terganjal Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No 2 Tahun 2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Nets) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. Dia pun meminta aturan ini dihapus.

"Tolong hapus Permen yang telah Ibu Susi terapkan. Tolong bebaskan nelayan menggunakan jaring cantrang," harap dia.

Kalau aturan tersebut tidak bisa dirubah, dia berharap pemerintah tidak hanya memberi larangan tapi juga solusi. Selama ini, nelayan tradisional hanya dilarang tanpa diberi arahan jelas dan justru diancam ditangkap.

"Kalau ada kesalahan kami, tolong beri kami arahan yang jelas. Jangan malah menakuti kami. Kami nelayan, kami pekerja keras dan pekerjaan kami ini halal, bukan pencuri," pungkas Damir.


(OGI)