Puluhan Orangutan Batuk Pilek karena Kabut Asap

Aswandi    •    Sabtu, 19 Sep 2015 09:55 WIB
kabut asap
Puluhan Orangutan Batuk Pilek karena Kabut Asap
Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Ketapang: Dampak kabut asap tak hanya dirasakan manusia. Puluhan Orangutan ikut terdampak. Setidaknya 89 Orangutan di Pusat Penyelamatan dan Konservasi Orang Utan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) Ketapang, Kalimantan Barat terserang batuk dan pilek.

Manager operasional YIARI Ketapang, Adi Irawan mengatakan, beberapa gejala umum yang dialami Orangutan adalah gangguan pernapasan. Menurut dokter hewan yang sudah 15 tahun mengabdi di YIARI Ketapang ini, beberapa Orangutan dinyatakan mengalami batuk dan pilek.

Sejak kebakaran hutan Juli hingga September, YIARI sudah menyelamatkan enam bayi Orangutan . Mereka yang diselamatkan adalah yang terjebak saat kebakaran hutan di Taman Nasional Gunung Palung dan di Desa Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Ketapang.

Adi berharap penanganan kebakaran hutan dilakukan seserius mungkin. Pasalnya, penambahan populasi Orangutan membutuhkan waktu lumayan panjang. Orang Utan akan kawin setelah delapan tahun pascamelahirkan dan anaknya bisa dilepas di hutan.

Tak hanya itu, Adi juga mengimbau semua pihak tak membuka lahan dengan cara membakar hutan. Toh, lahan gambut di wilayah Ketapang dinilai sudah sangat luas.


(OJE)