Pusat Pelayanan Perbatasan untuk TKI Diresmikan Tahun Ini

Dheri Agriesta    •    Sabtu, 19 Sep 2015 15:05 WIB
bnp2tki
Pusat Pelayanan Perbatasan untuk TKI Diresmikan Tahun Ini
Kepala BNP2TKI Nusron Wahid/ANT/Hafidz Mubarak A

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Nasional Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) akan membangun pusat pelayanan terpadu di perbatasan. Kepala BNP2TKI Nusron Wahid akan meresmikan pusat pelayanan tahun ini.

"Saya di Nunukan tahun ini mau meresmikan Pusat Pelayanan perbatasan, gedungnya sudah ada. Tinggal sistemnya," kata Nusron saat berbincang di daerah Senopati, Jakarta Selatan, Sabtu (19/9/2015).

Pusat pelayanan ini nantinya akan dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan kepada TKI ilegal yang tertangkap Polisi Diraja Malaysia dan dideportasi. Mereka yang dideportasi nantinya akan diberikan pengarahan di pusat pelayanan.

Setelah itu, TKI ilegal tadi akan diberikan kesempatan untuk mengurus surat-surat yang dibutuhkan untuk bekerja secara resmi di Malaysia. BNP2TKI melalui pusat pelayanan ini akan mencarikan tempat bekerja yang layak dengan kontrak kerja yang jelas di Negeri Jiran.

"Kita proses di situ, jadi KTP-nya Nunukan. Nanti kita bikinkan syarat surat di perbatasan kemudian kita cari tempat untuk bekerja yang jelas. Jadi mereka bisa bekerja dengan layak," kata Nusron.

Nusron sadar permasalahan TKI banyak ditimbulkan TKI ilegal, terutama Malaysia. Ada banyak celah di perbatasan yang bisa dimasuki warga Indonesia untuk mengadu nasib di luar negeri.

Sesampainya di sana, tak adanya surat-surat yang jelas membuat mereka kesulitan untuk mencari kerja yang layak. Mereka hanya bisa bekerja secara serabutan dengan kontrak yang tidak jelas, dan tak jarang dideportasi. Namun, mereka yang dideportasi tak kapok, mereka memilih kembali ke Malaysia dalam kurun waktu yang tak lama.

"Mereka membayangkan kerja di sana seperti membayangkan kayak kerja di Jakarta. Nunukan itu ada sekitar 70 anak sungai yang bisa dilewati untuk ke Tawau. Yang jadi masalah, mereka banyak yang bekerja serabutan, kerja tidak jelas kontrak juga tidak jelas," kata dia.


(OJE)

Hatta Ali Merasa Difitnah

Hatta Ali Merasa Difitnah

1 hour Ago

Menurut Hatta, dirinya datang ke Surabaya karena diminta menjadi dosen penguji dalam ujian terb…

BERITA LAINNYA