Amankan Pilkada, TNI-Polri Diimbau Tak Anak Emaskan Calon Tertentu

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Sabtu, 19 Sep 2015 16:36 WIB
pilkada serentak
Amankan Pilkada, TNI-Polri Diimbau Tak Anak Emaskan Calon Tertentu
Ilustrasi. Foto: MTVN

Metrotvnews.com, Surabaya: Pemilihan kepala daerah serentak di Jawa Timur membuat dua institusi aparat TNI dan Polri mawas diri. Salah satunya adalah anjuran agar anggota TNI-Polri bersikap netral dalam pelaksanaan pilkada di 18 kabupaten di Jawa Timur.

Hal itu ditegaskan Panglima Kodam V/Brawijaya Jawa Timur Mayor Jenderal TNI Sumardi. Kepada anggotanya, Sumardi meminta seluruh anggota TNI netral tanpa alasan apapun.

“Seluruh anggota TNI dilarang ikut andil secara aktif dalam politik. Begitu juga untuk anggota TNI di daerah. Jika ketahuan memihak salah satu calon atau ikut berpolitik praktis, akan kami tindak tegas,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Kapolda Jawa Timur Brigadir Jenderal Eddy Hariyanto. Bagi polri, sikap netral dalam pelaksanaan pesta demokrasi adalah hal mutlak yang harus dilaksanakan. Tugas polisi hanya mengamankan pilkada hingga selesai.

“Tugas polisi hanya mengamankan. Tidak boleh ikut partisipasi seperti kampanye kepada salah satu calon. Kalau mengamankan jalannya kampanye agar tertib itu sudah pasti tugas polisi,” ujarnya.

Bagi Eddy, polisi adalah bagian yang rawan dalam pelaksanaan setiap momen politik. Sebab, polisi selalu bersinggungan langsung dalam pemilu meski sebatas pengamanan. “Dalam melakukan pengamanan juga tidak boleh membela salah satu calon. Semuanya harus proporsional sesuai peraturan dari pelaksana pemilu,” imbuhnya.


(UWA)