Siswa SD Tewas Dipukul, Pelaku Dikembalikan ke Keluarga

LB Ciputri Hutabarat    •    Sabtu, 19 Sep 2015 20:23 WIB
peristiwa
Siswa SD Tewas Dipukul, Pelaku Dikembalikan ke Keluarga
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Jakarta: R (8), Siswa SD 02 Pagi Kebayoran Lama Utara yang diduga terlibat perkelahian berujung tewasnya AN (8), dikembalikan ke keluarga. Selama proses penyidikan, R dikembalikan ke orang tua karena masih di bawah umur.

"Dalam proses penyidikan anak (R) akan dikembalikan kepada orang tua," kata Kombespol Wahyu di Jakarta, Sabtu (19/9/2015).

Keputusan sesuai Pasal 21 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak. Di dalam pasal itu menyebutkan bahwa pelaku kekerasan anak yang berusia di bawah 12 tahun dalam penyidikan dapat dikembalikan kepada orang tua.

Dia juga menambahkan keputusan mengembalikan R kepada orang tua berdasarkan musyawarah dan pertimbangan bersama beberapa pihak terkait. 

Musyawarah tersebut dilakukan antara penyidik kepolisian, Kepala Sekolah, Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan, lembaga perlindungan anak, psikolog, serta orang tua korban maupun orang tua pelaku.

Wahyu mengungkapkan hasil autopsi terhadap jasad AN belum juga keluar. Namun dari hasil pemeriksaan visum luar menunjukkan luka lebam pada bagian kepala belakang korban.

Sampai saat ini sudah ada tujuh orang saksi yang diperiksa. Saksi itu masih dari pihak guru. Sementara saksi dari siswa belum dilakukan, menunggu izin dari orang tua siswa tersebut.

Kejadian bermula setelah kegiatan mewarnai. Pihak guru tidak mengetahui adanya perkelahian. Keduanya memang kerap berkelahi, pihak guru juga berkali-kali mengambil tindakan dengan memisahkan mereka berdua. (Antara)


(SUR)

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Tiga Politikus PDIP di Kasus KTP-el

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Tiga Politikus PDIP di Kasus KTP-el

1 hour Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mengusut pihak-pihak lain yang diduga terlibat kasus k…

BERITA LAINNYA