Airin-Benyamin Tak Ingin Berlebihan Tanggapi Serangan Politik

Dheri Agriesta    •    Sabtu, 19 Sep 2015 22:42 WIB
pilkada serentak
Airin-Benyamin Tak Ingin Berlebihan Tanggapi Serangan Politik
Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany (kiri) bersama Wakil Walikota Benyamin Davnie (kanan) saat mendaftar ke Kantor KPU Tangsel -- ANTARA/M Iqbal

Metrotvnews.com, Jakarta: Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengaku tak ingin berlebihan menanggapi serangan politik yang dialamatkan banyak pihak kepada ia dan pasangannya, Airin Rachmi Diany. Penilaian benar dan salah ada di Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

"Enggak berlebihan lah, karena merupakan ranah Panwaslu untuk memberikan penilaian," kata Benyamin saat berbincang dengan Metrotvnews.com di daerah Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (19/9/2015).

Benyamin dan Airin telah menyusun kegiatan yang berkaitan dengan pilkada. Mereka pun telah memilah bagaimana menjalankan kegiatan itu agar tak tumpang tindih, terutama program pemerintah dan kampanye.

Namun, ia sadar posisinya dan Airin yang merupakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota petahana rentan diserang pihak yang tak suka. Setiap kegiatan pemerintahan Kota Tangerang Selatan yang dijalankan kerap menuai curiga.

"Kalau tidak dijalankan tentu kami akan menyalahi peraturan daerah juga," kata dia.

Banyak pihak yang menafsirkan kegiatan pemerintah yang dijalankan Airin-Benyamin penyalahgunaan kekuasaan. Tapi ia dan Airin menyerahkan Panwaslu untuk menilai. Mereka siap untuk diperiksa oleh Panwaslu

"Kami serahkan semuanya kepada Panwaslu untuk menilai apakah kegiatan kami itu menyalahi aturan atau tidak. Ibu Wali Kota juga hadir saat diminta Panswaslu untuk memberikan keterangan. Sebagaimana mestinya, itu menunjukkan bukti Ibu Airin mematuhi ketentuan yang berlaku," pungkas Benyamin.


(SUR)