8 Faktor yang Pengaruhi Kualitas Sperma

   •    Senin, 21 Sep 2015 13:40 WIB
sekssperma
8 Faktor yang Pengaruhi Kualitas Sperma
Faktor yang pengaruhi kualitas sperma. (foto:healthxchange.com.sg)

Metrotvnews.com, Jakarta: Meskipun pria memproduksi jutaan sperma setiap harinya, ternyata faktor eksternal dapat mempengaruhi kualitas sperma sehingga menyebabkan sang istri sulit mendapat momongan. 

Jadi, tidak hanya kualitas sel telur yang buruk saja, sperma yang tidak sehat juga menyulitkan kehamilan. Dan berikut delapan faktor yang dapat mempengaruhi kualitas sperma seorang pria.

1. Suhu berlebihan
Apabila suhu testis kepanasan, produksi sprema bisa saja berhenti. Menurut Hal Danzer, MD, spesialis kesuburan di Los Angeles, saat produksi sperma terganggu memiliki dampak hingga berbulan-bulan. Bahkan jumlah sperma yang dihasilkan bisa lebih rendah dari biasanya.

2. Demam
Demam tinggi dapat memiliki efek yang sama dengan panas pada sperma pria dan juga memiliki efek yang sama pula. Saat demam, studi tahun 2003 menjelaskan bahwa konsentrasi sperma bisa turun hingga 35 persen.

3. Komputer
Komputer dan laptop bisa mempengaruhi kemampuan pria dalam bereproduksi. Menurut para peneliti State University of New York, ada korelasi langsung antara penggunaan laptop dan peningkatan suhu skrotum-sampai 35 derajat di posisi tertentu. Peningkatan ini tentu saja memiliki efek berbahaya pada spermatogenesis (proses pembentukan gamet jantan). Maka dari itu, jika ingin cepat dapat momongan, hindari duduk lama di depan komputer.

4. Celana pendek
Dr. Wharton menjelaskan mengenakan celana pendek ketat dalam jangka waktu yang lama dapat berdampak buruk pada produksi sperma.

5. Ponsel
Sebuah studi 2008 menemukan bahwa pria yang menggunakan ponsel terlalu lama memiliki jumlah sperma yang lebih rendah secara signifikan. Apalagi bila ponsel ditaruh di dalam saku kantong celana, itu bisa memberikan banyak paparan radiasi .

6. Obesitas
"Obesitas telah dikaitkan dengan peningkatan produksi hormon wanita (estrogen), penurunan jumlah sperma, disfungsi seksual, dan infertilitas," kata Daniel A. Potter, MD, dari Huntington Reproductive Center di California. Pria yang berat badan berlebihan mengurangi fungsi testis dan jumlah sperma cenderung lebih rendah, menurut sebuah studi 2009 oleh World Health Organization.

7. Gaya hidup
Rokok, narkotika dan alkohol dapat merusak fungsi seksual. Penelitian menunjukkan selain membuat penurunan sperma, merokok juga dapat merusak DNA sperma dan meningkatkan disfungsi ereksi. Intinya, kalau ingin istri cepat hamil ubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

8. Faktor fisiologis
Menurut Dr Potter, beberapa situasi fisiologis yang dapat mempengaruhi sperma secara negatif antara lain:

- Penyumbatan. "Apakah itu disebabkan oleh cacat lahir, infeksi, trauma, atau vasektomi, penyumbatan mencegah sperma memasuki air mani," kata Dr Potter.

- Kelainan genetik. "Kelainan kromosom dapat menyebabkan berat berkurang atau tidak ada produksi sperma," kata Dr Potter. Sebagai contoh, salah satu bentuk cystic fibrosis dapat menyebabkan vas deferens tidak terbentuk.

Faktor lainnya mengapa kualitas sperma buruk yakni disebabkan oleh ketidakseimbangan hormonal, kanker testis, testis tidak turun, dan masalah seksual dapat mempengaruhi sperma. (Sumarni/ Health)


(LOV)

KPK Periksa Istri Novanto Senin Depan

KPK Periksa Istri Novanto Senin Depan

3 hours Ago

Deisti diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Dirut PT Quadra Solution, Anang Sugiana Sudiharj…

BERITA LAINNYA