Babak 8-Besar Piala Presiden 2015

Menjamu Persebaya United, Sriwijaya FC Cetak 19.600 Tiket

Rendy Renuki H    •    Senin, 21 Sep 2015 17:30 WIB
liga indonesiapiala presiden 2015
Menjamu Persebaya United, Sriwijaya FC Cetak 19.600 Tiket
Laga leg pertama Sriwijaya FC di kandang Persebaya United, Stadion Gelora Bung Tomo, 20 September kemarin. (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Metrotvnews.com, Palembang: Pihak manajemen Sriwijaya FC telah mencetak 19.600 lembar tiket untuk laga leg kedua menjamu Persebaya United di babak delapan besar Piala Presiden 2015. Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Faisal Mursyid mengatakan manajemen klub mencetak tiket separuh dari kapasitas Stadion Jakabaring, Palembang.

Ia mengungkapkan hal tersebut dilakukan untuk merespon animo pendukung Sriwijaya FC dan menambah pemasukan klub. "Tiket pertandingan Sriwijaya FC melawan Persebaya United sudah bisa dipesan mulai hari ini di sekretariat klub di Kompleks Palembang Square," ucap Faisal dilansir Antara, Senin (21/9/2015).

Ia mengatakan, harga tiket mulai dari Rp100 ribu untuk kelas VVIP, Rp50 ribu untuk VIP, Rp40 ribu tribun barat atas, Rp25 ribu tribun timur, dan Rp15 ribu tribun selatan dan utara. "Karena jumlah tiket sangat terbatas, sebaiknya pesan pada hari ini," sambungnya.

Faisal berharap masyarakat dan suporter Laskar Wong Kito bisa memberi dukungan dengan menonton pertandingan di stadion. "Sriwijaya FC butuh dukungan suporter sebagai motivasi karena untuk melaju ke empat besar setidaknya harus mencetak 2-0, karena pada saat tandang ke Surabaya kalah 1-0," tuturnya.

Terkait izin keramaian, Faisal mengatakan manajemen klub sudah mengantongi izin dari Polda Sumatra Selatan dan Polresta Palembang. "Rekomendasi izin dari Polda Sumsel sudah keluar hari ini, sedangkan dari Polresta, Jumat (18/9) lalu. Artinya pertandingan sudah bisa digelar," ungkapnya. (Ant)


(RIZ)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

1 day Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA