Test Ride

Impresi Riding All New Yamaha Byson FI, Lebih Agresif!

Ainto Harry Budiawan    •    Selasa, 22 Sep 2015 13:20 WIB
yamaha
Impresi <i>Riding</i> All New Yamaha Byson FI, Lebih Agresif!
Yamaha All New Byson FI, alami perubahan menyeluruh. MVN/ A. Harry Budiawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Salah satu produk motor sport Yamaha yang banyak pengguna dan komunitasnya adalah Yamaha Byson. Sejak diluncurkan pada tahun 2010 lalu, motor ini mendapatkan sambutan yang baik dimasyarakat.

Salah satu daya tariknya adalah tampilan kekar layaknya motor besar. Meski mesinnya sendiri hanya berkapasitas 150 cc dan karburator waktu itu.

Tapi tahun 2015 menjadi tahun kelahiran All New Yamaha Byson FI, model terbaru yang mengalami perubahan menyeluruh. Bermodalkan unit dari PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), kami berkesempatan merasakan motor ini.

Desain
Pertama tentu memperhatikan desain dan detailnya, kesan big bike look tetap dipertahankan karena memang ini ciri khas dari Byson. Tangki dengan cover plastik membentuk otot, begitu pula bodi belakang yang lebih lebar.

Bentuk lampu utama pun berubah mengikuti covernya. Posisi tail light yang berada disepakbor masih dipertahankan dengan mika yang lebih bening.

Yang agak mengkuatirkan adalah desain cover samping yang dirasa terlalu terbuka. Throttle body sangat jelas terlihat, rawan disentuh tangan-tangan jahil nih.

Secara keseluruhan desain bodinya kini lebih banyak sudut-sudut tajam sehingga menonjolkan kesan agresif.

Riding Position
Kesan berkendara dengan gagah tetap dipertahankan dengan lebar setang yang mencapai 727 mm, yang membuat posisi dada terbuka. Ground clearance diset lebih tinggi 10 mm, namun dengan jarak jok ke tanah tetap 790 mm, jadi terasa tidak ada beda dengan Byson model lama.

Busa jok tetap empuk dan nyaman. Tapi kini dibuat model split, antara jok pengendara dan penumpang dibuat terpisah. Menguatkan kesan sporti.

Fitur
Spidometer digital tetap dipertahankan namun kini dalam bentuk yang lebih kaku, kotak. Warna latarnya pun berganti jadi orange, tak lagi kuning. Dilengkapi dengan lampu indikator seperti lampu sein, lampu jauh, check engine, dan lampu ECO. Komplit.

Sedangkan fitur berharga lainnya adalah kaki-kaki kekar dengan suspensi depan teleskopic berdiameter 41 mm, monosok, pelek lebar 2.50 x 17 dan 3.50 x 17 yang dibungkus ban 100/80-17 dan 130/70-17.

Handling
Dengan sasis yang lebih kokoh dan bobot keseluruhan yang dibuat lebih ringan, memudahkan bermanuver. Apalagi ayunan suspensi depan dan belakang terbilang empuk. Nyaman lewat jalan rusak.

Performa
Kapasitas mesinnya turun, dari 153 cc menjadi 149,3 cc nih, otomatis tenaga puncak ikut terkoreksi jadi 12,9 daya kuda dari sebelumnya 13,6 daya kuda. Tapi performanya memang lebih agresif dari model lawas, akselerasinya lebih mantap.

Pengurangan bobot, perubahan pada mesin hingga sistem injeksi yang digendongnya turut memperbaiki performa kendati tenaga puncak justru turun.

Penasaran dengan hasil test ride? Tunggu artikel berikutnya.



(UDA)