Menkeu Sebut Ketidakpastian Global di 2016 Lebih Kecil

Eko Nordiansyah    •    Senin, 21 Sep 2015 18:28 WIB
ekonomi dunia
Menkeu Sebut Ketidakpastian Global di 2016 Lebih Kecil
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (REUTERS/Darren Whiteside)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menilai, ketidakpastian global pada 2016 mendatang akan lebih kecil dibandingkan dengan ketidakpastian ekonomi yang tengah terjadi di tahun ini. Kecilnya ketidakpastian itu terjadi didorong oleh kepastian the Fed yang menaikkan tingkat suku bunga Amerika Serikat (AS).

"2016 sudah pasti Fed rate naik. Dan Tiongkok sudah tidak terlalu mendorong pelemahan nilai tukarnya. Jadi, 2016 meskipun tidak bisa dikatakan lebih prospektif tapi ketidakpastiannya lebih kecil," kata Bambang, saat rapat dengan Komisi XI DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2015).

Dirinya menambahkan, ketidakpastian global yang lebih kecil di tahun mendatang juga akan sangat memengaruhi prediksi nilai tukar rupiah. Pasalnya, nilai tukar rupiah akan sangat memengaruhi perhitungan penerimaan minyak dan gas (migas).

"Kurs kami tidak ingin mendahului BI, tapi kami harus ikuti nilai tukar paling realistis. Karena nilai tukar ini akan pengaruh ke penerimaan migas, meskipun harga ICP diusulkan USD60 per barel diputuskan USD50 per barel," jelas dia.

Namun, masih kata Bambang, apabila nilai tukar rupiah rupiah lebih lemah daripada yang diperkirakan maka akan mengompensasi ke atas karena penurunan harga. Serta perlu kajian lebih lanjut pada PPnBM dan PPh Migas dan bunga utang.

"Pada dasarnya pemerintah siap ambil asumsi yang lebih realitis pada 2015, meskipun dengan ketidakpastian global. Ini perlu dipastikan apakah nilai tukar ini dinamis," pungkasnya.


(ABD)

Politikus Golkar Siap Bantu KPK Tuntaskan Kasus KTP-el

Politikus Golkar Siap Bantu KPK Tuntaskan Kasus KTP-el

35 minutes Ago

Politikus Partai Golkar Ade Komaruddin siap membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusu…

BERITA LAINNYA