Sering Bertelur, Populasi Elang Jawa di Lereng Merapi Stagnan

Ahmad Mustaqim    •    Senin, 21 Sep 2015 19:04 WIB
hewan dilindungi
Sering Bertelur, Populasi Elang Jawa di Lereng Merapi Stagnan
Anggota komunitas Kutilang siap melepaskan elang Jawa (Spizaetus Bartelsi) di Gunung Merapi dari ketinggian 1.250 meter, di Yogyakarta, Sabtu (25/4/2009). Foto: Antara/Regina Safri

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Perkembangan habitat elang Jawa di lereng Gunung Merapi sudah beberapa tahun belakangan tak bertambah. Padahal, pantauan Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), elang Jawa tak hanya sekali diketahui bertelur.

"Sudah beberapa kali bertelur, tapi kok tak bertambah. Elang Jawa termasuk satwa yang sensitif," kata Kepala Balai TNGM, Edy Sutiarto, Senin (21/9/2015).

Edy menduga, karakter elang Jawa yang sensitif menjadi salah satu faktor tidak bertambahnya populasi. Belum lagi, potensi gagal menetas tinggi apabila ada kera yang mengambil telurnya.

Edy menjelaskan, Balai TNGM rutin memantau satwa itu. Setidaknya, dalam waktu satu minggu, pantauan dilakukan. Pemantauan itu dilakukan di setiap sarang elang melibatkan 25 orang. Selain pemantauan, mereka juga mencari keterangan dari warga jika ada yang melihat elang Jawa sedang keluar dari sarangnya.

"Hasil pengamatan, petugas menjumpai setidaknya tiga ekor elang Jawa, dua jantan dan satu betina. Jumlah ini menandakan kalau populasi elang Jawa belum bertambah sejak 2014," ujarnya.

Kendati hanya tiga ekor, Edy memastikan elang Jawa di lereng Gunung Merapi dalam kondisi sehat. Di samping itu, Balai TNGM akan berupaya menjaga kelangsungan hidup populasi elang Jawa yang terbilang nyaris punah.

"Salah satu langkah yang kami lakukan yakni memantau dan mengedukasi warga sekitar untuk bisa terlibat menjaga keberadaan elang Jawa," katanya.


(UWA)

Pengamanan Setnov di RSCM Berkurang

Pengamanan Setnov di RSCM Berkurang

55 minutes Ago

Ketua DPR Setya Novanto masih menjalani perawatan intensif di RSCM, Jakarta Pusat. Pengamanan d…

BERITA LAINNYA