BI: Suku Bunga Tidak Bisa Dinaikkan karena Ketidakpastian Global

Eko Nordiansyah    •    Senin, 21 Sep 2015 19:25 WIB
bank indonesia
BI: Suku Bunga Tidak Bisa Dinaikkan karena Ketidakpastian Global
Ilustrasi Bank Indonesia (BI).MIUsman Iskandar

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo mengatakan, banyak pihak menyarankan untuk menaikkan suku bunga demi menghindari ketidakpastian global. Akan tetapi menurut dia, 
perekonomian di Tiongkok masih berdampak ke perekonomian Amerika Serikat.

"Banyak yang rekomen, hindarkan ketidakpastian dengan menaikkan suku bunga. Tapi perlembatan ekonomi Tiongkok dan devaluasi yuan berdampak pada Amerika Serikat," ujarnya saat rapat dengan Komisi XI DPR, di 
Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2015).

Namun demikian, Agus meyakini jika perekonomian global masih belum mengalami perbaikan sesuai yang diproyeksikan akibat ketidakpastian yang ditimbulkan dari penundanaan kenaikan Fed Fund Rate (FFR) oleh 
bank sentral Amerika Serikat.

"Sejalan dengan ketidakpastian global, kami yakin ekonomi global yang perlu dipertahankan bahwa pemulihan global masih belum sesuai harapan dan penundanaan kenaikan The Fed timbulkan ketidakpastian," terangnya.

Selain itu, perekonomian domestik juga masih diliputi kekhawatiran pertumbuhan ekonomi yang lemah dan valuta asing (valas) yang masuk ke Indonesia berkurang. Sementara inflasi diperkirakan masih akan sesuai target dan ekspor menjadi kurang kompetitif.

"Kondisi domestik ditandai dengan kekhawatiran pertumbuhan ekonomi yang melemah dan kekhawatiran valas untuk masuk ke Indonesia yang berkurang karena pertumbuhan ekonomi melemah maka investor yang akan masuk ke Indonesia pertimbangkan itu dan capital reserval," pungkas dia.



(SAW)

Politikus Golkar Siap Bantu KPK Tuntaskan Kasus KTP-el

Politikus Golkar Siap Bantu KPK Tuntaskan Kasus KTP-el

36 minutes Ago

Politikus Partai Golkar Ade Komaruddin siap membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusu…

BERITA LAINNYA