Pesan Mudik Disebar di Beberapa Titik di Ibu Kota

   •    Rabu, 31 Jul 2013 18:18 WIB
Pesan Mudik Disebar di Beberapa Titik di Ibu Kota
Ilustrasi--MI/Panca Syurkani/fz

Metrotvnews.com, Jakarta: Pesan mudik bagi warga Jakarta disebar oleh Pemrov DKI Jakarta di bawah koordinasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ke beberapa titik di Ibu Kota, terutama pusat-pusat arus mudik seperti stasiun kereta api dan terminal-terminal bis.

Pesan yang disebut-sebut sebagai himbauan Gubernur DKI Jakarta tersebut disebar dalam bentuk selebaran dan spanduk. Isinya pun bermacam-macam, mulai dari ucapan selamat mudik dan selamat hari raya Idul Fitri 1434 H sampai imbauan agar warga tidak membawa serta kerabat atau keluarga ke Jakarta saat arus balik nanti.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta Purba Hutapea mengatakan, pesan mudik Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tersebut tidak hanya disampaikan dalam bentuk selebaran dan spanduk tetapi juga melalui beberapa stasiun radio.

"Ini semacam pesan mudik dari Pak Gubernur. Supaya warga bisa mudik dengan baik. Ada yang lewat radio juga nanti. Sementara ini selebaran dan spanduk saja," katanya saat dihubungi di Jakarta, Rabu (31/7).

Menurut Purba, pesan mudik Pemrov DKI Jakarta tersebut berisikan himbauan bagi warga untuk berangkat mudik dengan baik dan aman. "Mulai dari arahan untuk memakai mobil yang nyaman, jangan mudik pakai motor, periksa rumah baik-baik sebelum ditinggal. Yah harapan supaya mudik dengan baiklah," lanjut Purba.

Dari sekian spanduk yang tersebar di beberapa titik pusat arus mudik tersebut, ada juga pesan yang mengingatkan para pemudik untuk tidak membawa serta kerabat atau keluarga ke Jakarta saat arus balik nanti.

Seperti dalam pantauan Media Indonesia di Terminal Bis Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Rabu (31/7), sebuah spanduk layanan masayarakat dari Dinas Dukcapil Provinsi DKI Jakarta berukuran 1 x 4 Meter terpasang di pagar pembatas terminal. DI sana tertulis: "Selamat Mudik dan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H. JAKARTA SUDAH PADAT. Lebih Baik Berbakti dan Membangun Desa Tercinta. Mohon Maaf Lahir dan Batin." Di sudut kiri bawah spanduk tertulis: "Jakarta Baru, Jakarta Kita."

Selain itu, di luar lokasi terminal, tepat di taman depan terminal Bis Tannjung Priok, satu spanduk layanan masyarakat Dinas Dukcapil juga terpajang. Beda dengan yang di dalam terminal, isi tulisan dalam spanduk: "Selamat Mudik dan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H. Kita wujudkan Jakarta sebagai Kota Rapih dan Modern. Kita dukung Jakarta Baru, Jakarta Kita."

Saat dikonfirmasi, Kadis Dukcapil Purba Hutapea membenarkan adanya himbauan agar warga Jakarta yang berangkat mudik tidak membawa serta kerabat atau keluarganya saat arus balik nanti. Termasuk warga yang berangkat mudik, jika memang merasa tidak memiliki harapan hidup di Jakarta supaya tidak perlu kembali ke Jakarta.

"Makanya ada penegasan bahwa Jakarta ini Sudah Padat. Baik juga kok membangun desa. Tapi ini tidak berarti Jakarta tidak terbuka. Prinsipnya jika ke Jakarta dengan keahlian yang jelas, ada rencana yang matang untuk pekerjaan yang tentu saja bisa, tetapi kalau ke Jakarta hanya untuk menjadi pengangguran untuk apa?" jelas Purba.

Jumlah penduduk Jakarta saat ini yang sudah berjumlah 9,7 juta dengan rata-rata 16.000 jiwa per kilo meter per seginya sjelas Purba sudah terbilang padat. "Memang ada proyeksi sesuai rencana tata ruang wilayah pada 2030 penduduk Jakarta diprediki sudah 12,5 juta. Nah bagaimana bisa ditampung jika ada penmabahan signifikan setiap tahun saat lebaran? Ini yang ingin kita sampaikan," bebernya.

Tahun 2012 kata dia, jumlah penambahan warga baru di DKI Jakarta sampai H+7 bertambah 47.832. Diprediksikan, untuk tahun 2013 bisa bertambah menjadi 52.166 orang. "Ini sudah berlebihan, makanya ada imbauan seperti ini," tandas Purba. (Thomas Harming)


KPK Ambil <i>Medical Record</i> Setya Novanto

KPK Ambil Medical Record Setya Novanto

7 hours Ago

Salah satu staf pimpinan DPR yang kerap mengurus keperluan Novanto mengaku, rombongan KPK berku…

BERITA LAINNYA