Presiden Minta Masyarakat Tetap Optimistis Hadapi Perlambatan Ekonomi

Damar Iradat    •    Selasa, 22 Sep 2015 04:07 WIB
Presiden Minta Masyarakat Tetap Optimistis Hadapi Perlambatan Ekonomi
Presiden Joko Widodo

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo meminta masyarakat tetap optimistis dalam menghadapi kondisi perekonomian yang saat ini sedang mengalami perlambatan. Ia menilai, kondisi negara saat ini belum bisa dikatakan kritis.

Pesan tersebut disampaikan Jokowi dalam pidatonya saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem di Jakarta Convention Centre, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2015). Ia menilai saat ini Indonesia memang tengah mengalami perlambatan ekonomi, tapi bukan krisis.

"Seperti yang tadi disampaikan oleh Kakanda, Bapak Surya Paloh, ya harus kita katakan apa adanya. Kita mengalmai perlambatan ekonomi, hati-hati jangan sebut krisis, perlambatan iya, tapi bukan krisis," kata Jokowi dalam sambutannya.

Meski saat ini Indonesia tengah didera perlambatan ekonomi, Jokowi berpesan kepada masyarakat agar tetap menyimpan rasa optimisme.

"Sebagai bangsa yang besar, kita tidak boleh mengeluh atau mencomooh diri kita sendiri. Jangan sampai ada pesimisme dalam diri kita. Itulah pola pikir yang harus kita ubah, apapun keadaannya, harus tetap optimisme," tukas dia.

Indonesia, kata Jokowi sebetulnya memiliki tiga kesempatan membangun fondasi perekonomian yang kuat. Namun, tiga kesempatan tersebut berlalu begitu saja.

"Pertama, saat kita dapat booming minyak, pada tahun 70-80an, tapi kesempatan itu kita lewatkan karena tidak bisa buat fondasi yang kokoh," papar dia.

Kedua, lanjut dia, booming kayu yang terjadi pada medio 1980 hingga 1990. Namun, Indonesia kembali tak bisa membangun fondasi yang kuat.

"Kemudian, yang terakhir kita juga punya kesempatan di bidang minerba. Oleh sebab itu, ini yang harus kita gunakan agar fondasi negara ini ekonominya kokoh," pungkas mantan Wali Kota Solo itu.
(AZF)