Kepala BIN: Informasi Penyadapan Presiden Belum Akurat

- 31 Juli 2013 20:30 wib
ANTARA/Prasetyo Utomo/ip
ANTARA/Prasetyo Utomo/ip

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Badan Intelejen Negara (BIN), Marciano Norman, menanggapi hal seputar tersebarnya informasi penyadapan yang dilakukan intelijen Australia kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada forum G-20 tahun 2009 lalu.

Menurutnya, sumber berita, ES (Edward Snowden), tidak bisa dikatakan akurat seratus persen, mengingat status ES yang adalah buronan di negara asalnya.

"Sumber berita, ES, jangan dianggap akurat 100%, karena posisi dia juga adalah buronan. Ia juga menjadi penyebab ketegangan di antara negara-negara G20," jelas Marciano di Jakarta, Rabu (31/7).

Masih menurut Marciano, pihaknya sudah melakukan upaya klarifikasi dengan beberapa negara mengenai penyadapan yang terjadi tahun 2009 lalu. Ketika ditanya wartawan mengenai kemungkinan kebenaran informasi yang disebarkan ES, dirinya enggan berkomentar.

"Nanti kita kembangkan lagi," tutup Marciano. (Vera Triyani)

()

POLITIK
INTERNASIONAL

Mata Najwa: Babak Baru Indonesia (6)

23 Juli 2014 23:23 wib

Mata Najwa, Rabu (23/07/2014): di Mata Najwa kali ini dengan tema 'Babak Baru Indonesia', hadir di Mata Najwa yaitu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Pakar hukum tata negara, Zaenal Arifin Mochtar. Direktur eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha dan wakil presiden terpilih Jusuf Kalla