Ratusan Polisi Bersiaga di Gedung KPK 'Sambut' Pekerja JICT

Yogi Bayu Aji    •    Selasa, 22 Sep 2015 10:34 WIB
pelindo
Ratusan Polisi Bersiaga di Gedung KPK 'Sambut' Pekerja JICT
Polisi berjaga di Gedung KPK--Metrotvnews.com/Yogi Bayu Aji

Metrotvnews.com, Jakarta: Ratusan polisi bersiaga di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka bermaksud mengamankan aksi demo Pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT).

"Ada 229 personil yang disiagakan," kata Kapolsek Metro Setiabudi Komisaris Polisi Tri Yulianto saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2015).

Pantauan Metrotvnews.com, para polisi sudah bersiap di kantor komisi antikorupsi. Mereka tersebar di beberapa titik, sebagian besar berkumpul di depan pintu masuk Gedung KPK.

Terlihat pula mobil water canon yang bersiaga di depan pintu masuk Gedung KPK. Namun demikian, kondisi di sekitar KPK masih kondusif. Lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said, tempat Gedung KPK berada, masih ramai lancar.

Sementara, Ketua Serikat Pekerja JICT Nova Hakim menuturkan, mereka bermaksud mengadukan Direktur Utama Pelindo II RJ Lino ke KPK. Dia dilaporkan terkait dugaan korupsi perpanjangan konsesi JICT yang melibatkan Hutchison dan Pelindo II.

"Perpanjangan konsesi JICT kepada Hutchison selama 20 tahun (2019-2039) oleh Pelindo II telah menimbulkan polemik bukan hanya dari sisi pelanggaran hukum, UU Pelayaran 17/2008, namun juga prosesnya yang tidak transparan," ucap Nova.

Hal ini, sambung dia, meliputi tidak ada tender terbuka. Harga penjualan JICT 2015 hanya USD215 juta atau lebih rendah dari 1999, saat pertama kali diprivatisasi, yakni USD243 juta.

Dia menerangkan, ada sekitar 24 anggota Serikat Pekerja JICT yang bakal menggeruduk kantor KPK. Rencananya, mereka hadir sekitar pukul 10.00 WIB. Namun sampai saat ini, mereka belum terlihat.


(YDH)