Hidayat: MPR Ajukan Anggaran Bukan untuk Bangun Gedung

Meilikhah    •    Selasa, 22 Sep 2015 11:16 WIB
anggaranmpr ads
Hidayat: MPR Ajukan Anggaran Bukan untuk Bangun Gedung
Pimpinan MPR Zulkifli Hasan, Hidayat Nur Wahid, dan Mahyudin di Ruang GBHN, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu 26 Agustus 2015. Foto: MI/Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid tak ambil pusing Komisi III DPR menolak usulan tambahan anggaran MPR. DPR berwenang menolak atau menerima usulan tambahan anggaran.

"Bukan hanya MPR, anggaran pemerintah juga banyak yang dikoreksi oleh DPR," kata Hidayat, di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2015).

Politikus PKS itu membantah pengajuan usulan tambahan anggaran untuk pembangunan gedung baru. Dia mengatakan usulan tambahan anggaran itu seluruhnya untuk kegiatan MPR. "Kami tak pernah mengajukan anggaran untuk pembangunan gedung MPR."

(Klik: MPR Ajukan Tambahan Anggaran, DPR Menolak)

Dia berharap tidak ada yang menyalahkan MPR jika tidak bekerja maksimal karena usulan anggaran tambahan tidak disetujui. "Kalau tak disetujui, berarti DPR hanya menghendaki aktivitas MPR terbatas," kata Hidayat.

Besaran anggaran yang diajukan MPR sebesar Rp666 miliar untuk dimasukan ke APBN 2016. Anggaran tersebut akan digunakan untuk sosialisasi empat pilar dan pembelian kendaraan dinas baru MPR.

Dalam rapat kerja dengan Sekretariat MPR dan DPD RI, Komisi III menolak permintaan penambahan anggaran tersebut dengan alasan negara tengah mengalami kesulitan ekonomi.

"Mohon disampaikan ke pimpinan di MPR, supaya tidak terkesan kami ini menghabiskan anggaran negara untuk hal-hal yang secara kualitatif tak pernah kita ketahui efektivitasnya," kata anggota Komisi III Arsul Sani saat rapat kerja, Senin malam 22 September.


(TRK)