Masinton Laporkan Gratifikasi Lino untuk Rini ke KPK

Yogi Bayu Aji    •    Selasa, 22 Sep 2015 12:14 WIB
pelindo
Masinton Laporkan Gratifikasi Lino untuk Rini ke KPK
Masinton Pasaribu memperlihatkan dokumen di KPK----MTVN/Yogi

Metrotvnews.com, Jakarta: Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia bermaksud melaporkan dugaan gratifikasi dari Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II Richard Joost Lino kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno.

"Saya mau menyampaikan klarifikasi ke KPK perihal dugaan penerimaan gratifikasi dari Dirut Pelindo ke Menteri BUMN dalam bentuk barang," kata Masinton di Gedung KPK, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2015).

Menurut Masinton, gratifikasi berupa perabotan rumah. Dia mengaku, punya dokumen soal pemberian gratifikasi ini.

"Dokumennya lengkap di sini. Ini masih paket hemat, belum paket jumbo, nilainya Rp200 juta," kata anggota Komisi III DPR ini.

Namun, Masinton enggan menjelaskan duduk perkara pemberian gratifikasi yang dia sebut terjadi pada Maret 2015. Dia hanya mau mengklarifikasi temuannya ini ke lembaga antikorupsi.

"Saya tidak tahu. Tapi yang jelas dalam UU Tipikor, penyelengara negara, PNS, tidak boleh memberi atau menerima. Ini pemberinya jelas Dirut Pelindo, yang menerima jelas diberikan ke Menteri BUMN, sesuai dengan di dokumen ini," jelas dia.

Masinton yang tiba pukul 11.00 WIB pun sudah masuk ke Gedung KPK. Sampai berita ini diturunkan, dia belum keluar.

"Nanti kita lapor dulu. Ini dulu kita lapor, sabar-sabar dulu, satu-satu," pungkas dia.


(TII)