Piala Presiden 2015

Penggawa Persib Kecewa dengan Putusan Wasit Saat Kontra PBFC

Roni Kurniawan    •    Selasa, 22 Sep 2015 14:38 WIB
piala presiden 2015
Penggawa Persib Kecewa dengan Putusan Wasit Saat Kontra PBFC
Tantan (tengah) (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)

Metrotvnews.com, Bandung: Penyerang Persib Bandung, Tantan masih memendam rasa kecewa atas kepemimpinan wasit Iwan Sukoco pada laga leg pertama babak 8-besar Piala Presiden 2015 kontra Pusamania Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu 20 September. Menurut Tantan, Persib tidak akan kalah andai wasit jeli dalam bertugas.

Momen ketika Iwan Sukoco tidak memberi Persib penalti usai salah satu pemain PBFC melakukan handball di area penalti pada menit-menit akhir paling disorot Tantan. Ia merasa wasit telah lalai karena tidak melihat kejadian walau berada di posisi strategis.

"Ya tentu sangat kecewa atas kepemimpinan wasit. Ia (Iwan Sukoco) ada di dekat pemain PBFC saat pelanggaran terjadi. Tapi aneh wasit tidak memberikan penalti," ujar Tantan saat ditemui di Mess Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/9/2015).

Tak sampai di situ. Tantan juga merasa Iwan Sukoco juga lalai melihat kejadian ketika para penggawa Persib dilanggar.  Alih-alih menghukum pemain PBFC karena melakukan tindakan keras, Iwan justru membiarkan pertandingan terus berjalan.

Salah satu kejadian yang disorot Tantan yakni ketika gelandang PBFC, Ponario Astaman beberapa kali melanggar Zulham Zamrun dan Ilija Spasojevic. 

"Beberapa pelanggaran juga terjadi. Zulham dan Spaso (sapaan akrab Ilija Spasojevic) dilanggar sangat keras. Tapi wasit tidak memberikan itu sebagai pelanggaran," imbuhnya.

Meski berkali-kali dirugikan oleh putusan wasit, Tantan merasa mental rekan-rekannya tidak lantas jatuh pada laga itu. Buktinya, skuat Maung Bandung bisa tampil konsisten dan mencetak gol kedua sehingga mengubah skor menjadi 2-3. 

"Kami tidak terpengaruh. Motivasi rekan-rekan masih tinggi. Bersyukur kami akhirnya bisa memperkecil skor lewat gol Vladimir Vujovic," tutupnya. 


(HIL)