Pemerintah Harus Dorong Masyarakat Buka Toko Modern

   •    Selasa, 22 Sep 2015 15:46 WIB
ekonomi daerah
Pemerintah Harus Dorong Masyarakat Buka Toko Modern
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Andika Wahyu)

Metrotvnews.com, Semarang: Ekonom Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri menyatakan pemerintah harus bersegera mendorong masyarakat untuk membuka toko modern di daerah-daerah. Hal ini penting dilakukan dalam rangka mengoptimalkan perekonomian daerah.

"Pemerintah seharusnya mendorong masyarakat, petani, maupun pengelola koperasi untuk berani membuka toko-toko modern," katanya, seperti dikutip Antara, di Semarang, Selasa (22/9/2015).

Seperti halnya di Inggris, jelas Faisal, banyak koperasi yang berani membuka toko-toko modern mulai dari kota hingga daerah. Pihaknya berharap, langkah tersebut juga dapat dilakukan oleh pelaku koperasi di Indonesia.

Menurut dia, salah satu yang dapat dilakukan pemerintah yaitu mempermudah dari sisi perizinan. Selama ini, sisi perizinan belum sepenuhnya berjalan efektif seperti yang sudah dikatakan oleh pemerintah. "Yang terjadi memang izinnya satu pintu tetapi banyak meja. Ini yang belum mendukung pengusaha," ungkapnya.

Sementara itu, masih kata Faisal, kaitannya wacana pemerintah melonggarkan izin pembukaan toko-toko modern di daerah, pihaknya berharap selama kemudahan tersebut diberikan kepada masyarakat domestik tidak menjadi masalah besar.

"Namun, jika kelonggaran izinnya ini untuk investor luar negeri tentu toko modern yang dikuasai oleh asing akan semakin banyak," katanya.

Sebelumnya, Faisal mengatakan, mengoptimalkan pasar domestik tepat dilakukan pada saat ini mengingat penguatan dolar Amerika Serikat (USD) masih terjadi. "Melihat kondisi saat ini, lebih efektif bagi perusahaan untuk menggarap potensi pasar lokal. Dalam hal ini, pemerintah dan pengusaha harus bersinergi dengan baik," pungkasnya.


(ABD)

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

11 hours Ago

Salah satu yang akan dibahas dalam rapat MKD itu adalah status Setya Novanto sebagai kasus koru…

BERITA LAINNYA